Notification

×

Iklan

Pertamina Tambah 57,9 Juta Liter BBM di Bali

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:27 WIB Last Updated 2026-10-16T13:27:00Z

Pertamina Patra Niaga menambah pasokan BBM 

Jakarta, Rakyatterkini.com – PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 57,9 juta liter untuk mempercepat pemulihan distribusi energi di Bali. Penambahan suplai tersebut mulai menunjukkan dampak positif, ditandai dengan kondisi pelayanan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berangsur membaik.

Dari total tambahan pasokan yang disiapkan, sekitar 19 juta liter BBM telah tiba di Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis. Adapun pasokan berikutnya dijadwalkan masuk secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026 untuk menjaga ketersediaan Pertalite dan Pertamax di Pulau Dewata.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan pihaknya terus memperkuat pasokan dan memperlancar distribusi BBM agar kebutuhan energi masyarakat Bali tetap terpenuhi.

Menurut Kitty, langkah pemulihan dilakukan melalui penambahan suplai, penguatan kesiapan armada mobil tangki, serta pengoperasian terminal BBM dan SPBU selama 24 jam.

“Pelayanan BBM di sejumlah wilayah mulai menunjukkan kondisi yang lebih kondusif. Meski demikian, upaya pemulihan tetap kami lanjutkan agar distribusi semakin lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” kata Kitty dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).

Untuk mendukung percepatan distribusi, Pertamina Patra Niaga mengerahkan 108 unit mobil tangki yang didukung 465 awak mobil tangki. Selain itu, Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis dioperasikan sepanjang hari guna memaksimalkan penerimaan serta penyaluran BBM.

Perusahaan juga membuka layanan operasional 24 jam di 66 SPBU yang tersebar di wilayah Denpasar dan Badung. Langkah ini bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh BBM sekaligus mengurangi kepadatan antrean kendaraan di SPBU.

Upaya lain yang dilakukan adalah mengoptimalkan penjualan BBM secara literan di sejumlah SPBU di Kota Denpasar. Layanan tersebut difokuskan pada lokasi yang mengalami kepadatan kendaraan dan antrean cukup tinggi. Sejak pertama kali diterapkan, penjualan melalui layanan ini tercatat mencapai sekitar 5.000 liter setiap hari.

Pertamina Patra Niaga memastikan penambahan pasokan dan penguatan distribusi akan terus dilakukan hingga pelayanan BBM di Bali kembali normal. Optimalisasi operasional terminal, pengerahan armada mobil tangki, serta pengaturan layanan SPBU menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Di samping itu, Pertamina mengingatkan masyarakat agar membeli dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan serta peruntukannya. Masyarakat juga diminta tidak menimbun BBM maupun membeli BBM bersubsidi untuk kemudian dijual kembali secara ilegal.

Praktik tersebut berpotensi menghambat distribusi dan merugikan masyarakat yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai layanan dan ketersediaan BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center melalui nomor 135.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update