Notification

×

Iklan

Pelajar SMAN 2 Bangkalan Terjerat Kabel Telepon

Jumat, 09 Oktober 2026 | 10:06 WIB Last Updated 2026-10-09T03:06:00Z

Pelajar SMAN 2 Bangkalan dirawat di rumah sakit usai lehernya terjerat kabel

Jakarta, Rakyatterkini.com – Seorang siswa kelas XII SMAN 2 Bangkalan, Ibra Ali Rizky, mengalami kecelakaan tunggal setelah lehernya terlilit kabel telepon yang menjuntai dan melintang di jalan. Peristiwa tersebut terjadi di pertigaan lampu merah Senenan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (8/10/2026).

Akibat kejadian itu, Ibra mengalami luka sayatan cukup parah pada bagian leher. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Kecelakaan tersebut terjadi ketika korban sedang mengendarai sepeda motor seorang diri dalam perjalanan pulang dari sekolah. Helm yang dikenakannya membantu melindungi bagian kepala dari benturan saat terjatuh.

Berdasarkan kondisi di lokasi kejadian, kabel telepon yang membentang di kawasan pertigaan Senenan tampak tidak tertata dengan baik dan posisinya terlalu rendah. Situasi ini menimbulkan risiko bagi pengguna jalan, terlebih di sekitar kawasan tersebut tengah berlangsung pekerjaan pembangunan saluran drainase.

Insiden bermula ketika sebuah bus berukuran besar melintas dari arah utara dan tersangkut kabel yang menjuntai rendah. Tarikan bus menyebabkan kabel terlepas dari posisinya hingga jatuh melintang di badan jalan, sesaat sebelum korban melintas.

Saat melintas di lokasi, leher Ibra tersangkut kabel tersebut. Korban terkejut dan kehilangan kendali atas sepeda motornya hingga akhirnya terjatuh. Warga bersama sejumlah pengendara yang berada di sekitar tempat kejadian segera memberikan pertolongan.

Saksi mata menyebutkan bahwa korban sempat mengalami kejang-kejang setelah terjatuh. Kondisinya kemudian mendapat perhatian warga yang berupaya memberikan bantuan sebelum korban dibawa untuk memperoleh perawatan medis.

Orang tua korban, Kun Budiati, mengaku panik setelah menerima kabar dari pihak sekolah mengenai kecelakaan yang menimpa anaknya. Ia segera menuju rumah sakit setelah mengetahui Ibra dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD) karena mengalami kesulitan bernapas akibat luka di leher.

Kun menuturkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kabel tersebut tersangkut pada sebuah bus besar yang melintas dari arah utara sebelum akhirnya jatuh dan menjerat leher putranya.

“Ibu, Ibra kecelakaan di Senenan. Saya langsung telepon lagi, katanya sudah dibawa ke UGD karena Ibra tidak bisa bernapas dan sesak akibat lehernya luka. Kata anak saya, ada bus besar dari arah utara yang nyantol ke kabel, lalu kabelnya jatuh ke leher anak saya. Tadi di UGD langsung ditangani oksigen dan infus,” ungkap Kun Budiati.

Setelah mendapatkan penanganan dari tim medis RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan, kondisi Ibra dilaporkan mulai membaik. Korban juga disebut sudah tidak lagi menggunakan infus setelah menjalani perawatan.

Peristiwa ini menjadi perhatian terhadap kondisi kabel yang melintang rendah di jalan raya, terutama di kawasan yang sedang menjalani pekerjaan infrastruktur, karena berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update