Jakarta, Rakyatterkini.com – Sebuah pabrik tahu goreng yang berada di kawasan permukiman padat penduduk di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dilalap api pada Rabu malam (14/10/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan seluruh isi bangunan produksi milik Kayat.
Api dengan cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat tumpukan kayu bakar serta berbagai material yang mudah terbakar. Kondisi tersebut membuat kobaran api sulit dikendalikan hingga melalap hampir seluruh bagian rumah produksi.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Namun, proses penanganan sempat terkendala karena titik kebakaran berada di tengah kawasan permukiman warga yang cukup padat.
Berdasarkan keterangan awal pemilik bangunan, api diduga pertama kali muncul dari area penggorengan tahu. Kobaran tersebut kemudian membesar dan menjalar ke bagian lain bangunan, membakar barang-barang serta material kayu yang berada di sekitarnya.
Seorang saksi mata bernama Hartono juga menyampaikan bahwa sumber api berasal dari dapur tempat proses produksi tahu berlangsung. Menurutnya, kobaran pertama kali terlihat di bagian penggorengan sebelum akhirnya membesar.
“Awalnya api muncul dari bagian penggorengan tahu,” kata Hartono.
Dalam peristiwa tersebut, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka. Pemilik pabrik bersama sejumlah pekerjanya berhasil menyelamatkan diri ketika api mulai membesar.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Unit Reserse Kriminal Polsek Krian telah menangani kasus tersebut untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Akibat kejadian ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Nilai kerugian tersebut masih berkaitan dengan kerusakan bangunan dan barang-barang produksi yang terbakar dalam insiden tersebut.(da*)


