Notification

×

Iklan

Kisah Pilu Ibu Empat Anak Meninggal di Pinggir Jalan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:47 WIB Last Updated 2026-10-21T03:47:00Z

Ibu penjual daun pisang ditemukan meninggal di atas motor

Jakarta, Rakyatterkini.com – Lu’luatun Nikmah, seorang ibu yang menghidupi keluarganya seorang diri, ditemukan meninggal dunia di atas sepeda motor yang berada di pinggir Jalan Raya Ponorogo–Pacitan, Jawa Timur. Di dekatnya, anak bungsunya yang baru berusia tiga tahun masih berada di sisi sang ibu.

Peristiwa memilukan tersebut menjadi perbincangan luas setelah videonya tersebar di media sosial. Lu’luatun diduga mengalami gangguan kesehatan akibat kelelahan saat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Meski demikian, penyebab pasti kematiannya belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang beredar.

Semasa hidup, Lu’luatun harus membesarkan empat anak tanpa pendampingan suami, Samsudin, yang telah meninggal dunia sekitar dua tahun lalu. Demi mencukupi kebutuhan keluarga, ia berjualan daun pisang dan berbagai jajanan.

Ahmad Iqdam, tetangga korban, mengatakan bahwa Lu’luatun biasa mencari daun pisang di sekitar tempat tinggalnya untuk dijual kembali. Salah satu pelanggan tetapnya adalah pemilik rumah makan yang berada tidak jauh dari kediaman korban.

"Nyari daun pisang di sekitar sini untuk dijual, karena kebetulan yang membeli itu samping saya rumah makan dan beliau (almarhumah) sering setor," ujar Ahmad Iqdam.

Hasil penjualan tersebut digunakan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari sekaligus pendidikan keempat anaknya. Tiga anaknya dititipkan di pesantren, sementara anak paling kecil yang masih berusia tiga tahun tinggal bersamanya.

Kisah perjuangan Lu’luatun mengundang simpati masyarakat setelah rekaman video saat dirinya ditemukan meninggal dunia beredar luas. Peristiwa itu juga memperlihatkan beratnya perjuangan seorang ibu yang harus bekerja keras demi membesarkan anak-anaknya seorang diri.

Menurut penuturan yang disampaikan, sebelum kejadian, Lu’luatun sempat mengantarkan anaknya berobat pada siang hari. Setelah kembali ke rumah, anak tersebut disebut mengalami muntah-muntah sehingga ia berencana membawanya kembali untuk mendapatkan penanganan.

Namun, saat berada dalam perjalanan, Lu’luatun diduga merasakan kondisi tubuhnya memburuk. Ia kemudian menepi di pinggir jalan. Dalam situasi tersebut, nyawanya tidak tertolong, sementara anaknya yang masih kecil berada di dekatnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update