![]() |
| Menggelar kegiatan penanaman 1.500 bibit kaliandra, diskusi panel, peninjauan fasilitas pengembangan dan unit usaha peternakan, serta pemberian beasiswa kepada mahasiswa berprestasi. |
Padang, Rakyatterkini.com – Peringatan Dies Natalis ke-63 Fakultas Peternakan Universitas Andalas (Faterna UNAND) menjadi momentum bagi para alumni untuk menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan pendidikan, pengembangan peternakan, dan pelestarian lingkungan.
Melalui Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Fakultas Peternakan Universitas Andalas (DPP IKA Faterna UNAND), sejumlah kegiatan digelar di kawasan Edufarm Faterna UNAND, Kota Padang, pada Sabtu (17/10/2026).
Berbagai agenda dilaksanakan dalam rangkaian peringatan tersebut, mulai dari penanaman 1.500 bibit pohon kaliandra, diskusi panel, kunjungan ke fasilitas pengembangan peternakan, hingga penyerahan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang mempererat hubungan antarlulusan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian alumni terhadap peningkatan mutu pendidikan dan penguatan sektor peternakan yang berkelanjutan.
Tanam 1.500 Bibit Kaliandra untuk Lingkungan dan Peternakan
Penanaman 1.500 bibit kaliandra (Calliandra calothyrsus) menjadi salah satu agenda utama yang dilaksanakan pada pagi hari. Kegiatan penghijauan tersebut dipimpin Ketua Umum DPP IKA Faterna UNAND, Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Senat Fakultas Peternakan UNAND, Prof. James Hellyward, Ketua Panitia Qurrata Aini, pengurus Koperasi IKA Faterna, alumni dari berbagai angkatan, serta sivitas akademika Fakultas Peternakan UNAND.
Kaliandra dipilih karena memiliki manfaat yang cukup luas, baik untuk mendukung produktivitas peternakan maupun menjaga keseimbangan lingkungan. Tanaman leguminosa ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber pakan hijauan bagi ternak ruminansia karena kandungan nutrisinya yang baik.
Selain sebagai pakan ternak, kaliandra juga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku energi biomassa. Bunganya pun menghasilkan nektar yang dapat mendukung pengembangan budi daya lebah madu.
Nurkhalis mengatakan, penanaman kaliandra merupakan bentuk investasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Menurutnya, daun kaliandra dapat digunakan sebagai pakan ternak, sedangkan kayunya berpotensi menjadi sumber energi alternatif. Tanaman tersebut juga mampu beradaptasi dengan baik dan berkontribusi terhadap kesuburan tanah melalui kemampuannya dalam mendukung ketersediaan nitrogen.
Ia menambahkan, pengembangan kaliandra juga dapat diintegrasikan dengan usaha budi daya lebah madu sehingga memberikan nilai tambah ekonomi.
Nurkhalis berharap gerakan penghijauan tersebut dapat mendorong semakin banyak pihak untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal secara bijaksana.
Ia menekankan bahwa pemanfaatan sumber daya alam perlu diimbangi dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan, terutama di kawasan hulu sungai. Langkah tersebut dinilai penting untuk membantu mengurangi risiko kerusakan lahan, erosi, serta bencana hidrometeorologi.
Perkuat Kolaborasi Alumni dan Fakultas
Setelah kegiatan penanaman pohon selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan diskusi panel bertema “Sinergitas Alumni dengan Fakultas Peternakan”.
Forum tersebut menjadi ruang bagi alumni dan pihak fakultas untuk bertukar gagasan, memperkuat komunikasi, serta merumuskan bentuk dukungan yang dapat diberikan alumni terhadap pengembangan kampus.
Kolaborasi antara alumni dan fakultas dinilai semakin penting seiring dengan perubahan Universitas Andalas menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH). Status tersebut mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat kemandirian, memperluas jejaring profesional, serta mengembangkan inovasi secara berkelanjutan.
Melalui diskusi ini, diharapkan hubungan antara alumni dan almamater tidak hanya terjalin dalam kegiatan seremonial, tetapi juga berkembang menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi institusi pendidikan dan sektor peternakan.
Tinjau Unit Usaha Peternakan di Edufarm
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan kunjungan ke sejumlah fasilitas dan unit usaha yang berada di kawasan Edufarm Faterna UNAND.
Para alumni meninjau area budi daya lebah tanpa sengat atau galo-galo, unit pengolahan susu segar Faterna Milk, serta usaha peternakan ayam petelur.
Kunjungan tersebut memberikan gambaran mengenai upaya Fakultas Peternakan UNAND dalam mengintegrasikan kegiatan akademik dengan praktik usaha dan kewirausahaan.
Keberadaan berbagai unit usaha itu juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami pengelolaan peternakan secara langsung, mulai dari proses produksi hingga pengembangan bisnis yang menyesuaikan kebutuhan industri.
Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan jiwa kewirausahaan untuk menghadapi tantangan dunia kerja.
Lima Mahasiswa Terima Beasiswa
Sebagai bagian dari kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan, DPP IKA Faterna UNAND turut memberikan beasiswa kepada lima mahasiswa berprestasi.
Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan alumni terhadap mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Fakultas Peternakan UNAND. Program ini sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan antargenerasi dalam lingkungan akademik.
Pemberian beasiswa diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam menjalani perkuliahan serta memotivasi mereka untuk terus meningkatkan prestasi dan mengembangkan potensi diri.
Melalui berbagai kegiatan dalam peringatan Dies Natalis ke-63 ini, IKA Faterna UNAND menegaskan komitmennya untuk terus membangun kerja sama dengan pihak fakultas dan mahasiswa.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong kemajuan pendidikan peternakan, memperkuat daya saing sektor peternakan nasional, serta mengembangkan praktik usaha yang produktif dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.(da*)


