Jakarta, Rakyatterkini.com – Huawei menghadirkan kemampuan pembayaran digital melalui Huawei Watch GT 7 Series. Jam tangan pintar yang diperkenalkan di Jakarta pada Rabu itu memungkinkan pengguna melakukan pembayaran dengan memanfaatkan kode QR langsung dari perangkat, tanpa harus tersambung ke ponsel.
Fitur tersebut tersedia pada seluruh model Huawei Watch GT 7 yang kompatibel dengan perangkat Android dan iOS. Untuk tahap awal, layanan pembayaran melalui kode QR tersebut terintegrasi dengan platform keuangan digital LinkAja.
Dengan fitur ini, pengguna cukup membuka kode QR LinkAja dari layar smartwatch, kemudian memindainya pada merchant yang telah menyediakan metode pembayaran berbasis QR.
CEO LinkAja Yogi Rizkian Bahar menjelaskan, kemampuan pembayaran tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Huawei dan LinkAja. Pengembangan fitur dilakukan melalui proses kerja sama yang berlangsung selama sekitar delapan bulan.
“Delapan bulan yang lalu, teman-teman Huawei dengan kita berdiskusi dan bekerja sama untuk bisa menghadirkan QRIS di dalam jam tangan ini,” ujar Yogi dalam acara peluncuran Huawei Watch GT 7.
Ia menambahkan, Huawei ikut mengembangkan teknologi yang memungkinkan sistem pembayaran berjalan langsung pada perangkat wearable. Dalam proses pengembangannya, turut dilibatkan talenta dari Indonesia, termasuk dalam pengerjaan kode program.
Menurut Yogi, salah satu keunggulan fitur ini adalah kemampuannya digunakan secara luring. Artinya, smartwatch tidak harus terhubung ke smartphone ketika pengguna melakukan transaksi.
Sejumlah jaringan usaha sudah dapat menerima pembayaran melalui fitur tersebut. Di antaranya Indomaret, KFC, Lawson, dan Alfamidi.
Sebelum melakukan transaksi, pengguna terlebih dahulu harus mengaktifkan fitur pembayaran dan membuat PIN. Setelah proses tersebut selesai, kode QR bisa langsung ditampilkan ketika hendak membayar tanpa perlu memasukkan PIN setiap transaksi.
Untuk menjaga keamanan, sistem akan meminta PIN kembali apabila smartwatch dilepas dari pergelangan tangan lalu dipakai kembali. Mekanisme tersebut dirancang untuk mencegah orang lain menggunakan perangkat untuk melakukan transaksi.
“Ketika jam dilepas, misalnya diberikan ke istri atau anak yang tersayang, ketika dimasukkan lagi, maka dia akan membutuhkan PIN, sehingga keamanannya terjamin. Jam ini dapat mengenali tangan pemiliknya,” kata Yogi.
Ia menuturkan, pengguna tetap bisa melakukan pembayaran meskipun tidak membawa smartphone. Syaratnya, saldo LinkAja yang digunakan untuk transaksi masih mencukupi.
Harga Huawei Watch GT 7
Huawei memasarkan Watch GT 7 dengan rentang harga mulai Rp3,99 juta hingga Rp4,39 juta. Adapun Huawei Watch GT 7 Pro ditawarkan dengan harga Rp5,49 juta.
Dari sisi layar, Huawei Watch GT 7 menggunakan panel AMOLED yang memiliki tingkat kecerahan maksimum mencapai 3.000 nits.
Model berdiameter 46 mm membawa layar 1,47 inci beresolusi 466 x 466 piksel. Sementara versi 41 mm mempunyai layar 1,32 inci dengan resolusi yang sama.
Untuk menunjang pemantauan kondisi pengguna, kedua varian dilengkapi berbagai sensor, antara lain sensor optik detak jantung, akselerometer, giroskop, magnetometer, barometer, sensor temperatur, serta sensor cahaya sekitar.
Huawei Watch GT 7 juga menyediakan konektivitas NFC dan Bluetooth 6.0. Untuk navigasi dan pelacakan lokasi, perangkat dibekali sistem GNSS dengan dukungan GPS dual-band.
Selain fungsi kebugaran, smartwatch tersebut membawa teknologi Advanced Health Intelligence yang dirancang untuk memberikan informasi mengenai kesehatan jantung dan metabolisme, kualitas tidur, serta kondisi fisik pengguna.(da*)


