Notification

×

Iklan

Gunung Marapi Erupsi Lagi, Tercatat ke-63

Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:49 WIB Last Updated 2026-10-01T12:49:00Z

Sejumlah warga melintas di area persawahan dengan latar Gunung Marapi

Bukittinggi, Rakyatterkini.com – Gunung Marapi yang berada di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa tersebut tercatat sebagai erupsi ke-63 Gunung Marapi sepanjang tahun 2026.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, Ahmad Rifandi, menyampaikan erupsi tersebut tercatat pada seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 19,5 milimeter. Gempa letusan berlangsung sekitar 27 detik.

Menurut Ahmad, ketinggian kolom abu tidak dapat diketahui secara visual saat erupsi terjadi. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keberadaan awan dan situasi cuaca di sekitar puncak gunung.

Meski kolom abu tidak terlihat, material vulkanik diketahui bergerak ke arah selatan. Sebaran abu tersebut berpotensi menuju wilayah Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar.

Saat ini, Gunung Marapi masih berstatus Level II (Waspada). Pos PGA Marapi mengingatkan masyarakat maupun wisatawan agar mematuhi seluruh ketentuan keselamatan yang telah ditetapkan.

Masyarakat, termasuk pendaki dan pengunjung, dilarang melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek. Kawah tersebut merupakan area yang menjadi pusat aktivitas erupsi Gunung Marapi.

Selain ancaman erupsi, masyarakat yang tinggal di sekitar lembah, jalur aliran sungai, serta bantaran sungai yang berhulu di Gunung Marapi diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir lahar.

Potensi tersebut dapat muncul sewaktu-waktu, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi di kawasan puncak Gunung Marapi.

Apabila terjadi hujan abu vulkanik, warga dianjurkan mengenakan masker untuk melindungi hidung dan mulut dari paparan abu yang dapat mengganggu sistem pernapasan, termasuk memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Perlindungan terhadap mata dan kulit juga disarankan.

Masyarakat juga diminta melindungi sumber air bersih dari paparan abu. Abu yang menumpuk di atap rumah sebaiknya segera dibersihkan untuk mengurangi beban bangunan yang dapat meningkatkan risiko kerusakan hingga roboh.

Pos PGA Marapi turut mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta tetap tenang, menjaga kondisi lingkungan tetap kondusif, serta mengikuti informasi dan petunjuk resmi yang disampaikan pemerintah daerah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update