Notification

×

Iklan

Gempa M7,1 Guncang Vanuatu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47 WIB Last Updated 2026-10-25T02:47:00Z

Ilustrasi Gempa

Jakarta, Rakyatterkini.com – Gempa bumi kuat dengan magnitudo 7,1 mengguncang kawasan Kepulauan Vanuatu pada Sabtu (24/10/2026) pukul 09.31.28 WIB. Meski memiliki kekuatan besar, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut tidak menimbulkan potensi tsunami di wilayah Indonesia.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa kepastian tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemodelan tsunami yang dilakukan setelah kejadian gempa.

“Berdasarkan hasil pemodelan tsunami, gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia,” ujar Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.

BMKG kemudian memperbarui parameter gempa tersebut menjadi magnitudo 7,0 dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa atau episenter berada pada koordinat 14,00 derajat Lintang Selatan dan 165,80 derajat Bujur Timur.

Lokasi tersebut berada di laut, sekitar 500 kilometer di barat laut Port Vila, ibu kota Vanuatu.

Wijayanto menerangkan, berdasarkan posisi episenter dan kedalaman pusat gempa, peristiwa tersebut tergolong gempa dangkal. Gempa dipicu oleh aktivitas patahan di zona outer-rise yang berada di dekat Palung New Hebrides (New Hebrides Trench).

Sementara itu, analisis terhadap mekanisme sumber gempa menunjukkan adanya pergerakan sesar turun atau yang dikenal dengan istilah normal fault.

BMKG juga terus memantau perkembangan aktivitas seismik di kawasan tersebut. Hingga pukul 10.00 WIB, tercatat satu kali gempa susulan dengan kekuatan magnitudo 6,3.

Menyikapi kejadian ini, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat juga diminta merujuk pada informasi resmi dari BMKG agar tidak terpengaruh kabar yang menyesatkan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update