Notification

×

Iklan

AS Usir Dua Delegasi Iran dari New York

Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:26 WIB Last Updated 2026-10-04T08:26:00Z

Amerika Serikat mengusir dua anggota delegasi Iran untuk Sidang Umum PBB

Jakarta, Rakyatterkini.com – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengambil tindakan terhadap dua anggota delegasi Iran yang dinilai tidak mematuhi instruksi untuk meninggalkan wilayah AS setelah menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Seorang pejabat AS mengatakan, kedua perwakilan Iran tersebut masih berada di New York meski agenda Sidang Umum PBB telah berakhir. Keduanya kemudian dikeluarkan dari AS.

“Dua anggota delegasi Iran lainnya diketahui masih berada di New York jauh setelah Sidang Umum PBB selesai. Mereka kini telah diusir dari AS,” ujar pejabat tersebut, dikutip AFP, Minggu (4/10/2026).

Pengusiran itu disebut dilakukan atas arahan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Langkah tersebut menjadi bentuk ketegasan Washington terhadap delegasi Iran yang dianggap tidak mematuhi perintah meninggalkan negara tersebut.

Sebelumnya, sejumlah media AS melaporkan bahwa Departemen Luar Negeri telah meminta Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bersama salah seorang anggota delegasinya untuk meninggalkan AS pada 28 September.

Namun, informasi dari misi Iran di PBB menyebutkan bahwa kedua diplomat tersebut masih berada di wilayah AS hingga Jumat (2/10/2026). Setelah mengetahui hal itu, Departemen Luar Negeri AS mengambil keputusan untuk mengusir keduanya.

Salah satu diplomat tersebut meninggalkan AS pada Jumat malam, sedangkan anggota delegasi lainnya baru berangkat pada Sabtu.

Pertemuan antara pejabat AS dan Iran sebelumnya berlangsung di sela-sela Sidang Umum PBB di Markas Besar PBB, New York.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menolak usulan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Meski demikian, Trump masih menyatakan harapan agar dialog antara Washington dan Teheran dapat kembali berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Sementara itu, kantor berita Iran IRNA melaporkan bahwa pemerintah Iran belum menjadwalkan perundingan secara langsung dengan pihak AS.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update