Notification

×

Iklan

Antrean SPBU Rusak Bibir Jalan Payakumbuh

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:25 WIB Last Updated 2026-10-02T12:25:00Z

Kerusakan Bibir Jalan Akibat Antrean SPBU semakin parah di  Payakumbuh Selatan.

Payakumbuh, Rakyatterkini.com – Antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Payakumbuh tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas. Aktivitas kendaraan yang menunggu giliran mengisi BBM juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah ruas jalan, terutama bagian tepi jalan yang kerap digunakan untuk parkir sementara.

Kondisi tersebut terlihat di Jalan Khatib Sulaiman, Kelurahan Sawah Padang Aur Kuning, Kecamatan Payakumbuh Selatan, serta Jalan Diponegoro di kawasan Simpang Parik, Kelurahan Simpang Parik, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina).

Kendaraan roda empat hingga truk yang setiap hari mengantre dan berhenti di sisi jalan membuat bagian bibir jalan mengalami kerusakan. Sejumlah titik bahkan terdapat lubang yang cukup dalam dan dipenuhi genangan ketika hujan turun.

Situasi itu dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi juga mengaku khawatir karena kerusakan terjadi tepat di depan permukiman mereka.

Rudi (39), warga Sawah Padang, mengatakan kondisi tersebut sudah menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Menurutnya, kerusakan jalan bukan lagi sebatas persoalan infrastruktur, tetapi telah berkaitan langsung dengan keselamatan warga.

“Kalau tidak segera ditangani, dampaknya bukan hanya kerugian materi. Keselamatan warga juga terancam. Lubang di depan rumah sudah cukup parah dan sering tergenang air. Kondisinya semakin berbahaya ketika hujan turun atau saat malam hari,” ujar Rudi, Jumat (2/10).

Ia berharap Pemerintah Kota Payakumbuh bersama instansi terkait segera mengambil langkah untuk mengatasi kerusakan tersebut.

Rudi memahami bahwa antrean kendaraan di SPBU merupakan persoalan yang terjadi di sejumlah daerah. Namun, ia meminta kondisi tersebut tidak mengabaikan aspek keselamatan masyarakat dan pengguna jalan di Kota Payakumbuh.

“Kami mengerti antrean BBM bukan hanya terjadi di Payakumbuh. Tetapi keselamatan masyarakat dan pengendara di daerah ini tetap harus diperhatikan,” katanya.

Ia juga mengingatkan pengendara sepeda motor agar lebih waspada ketika melintas di bagian tepi jalan yang mengalami kerusakan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh, Muslim, menyatakan pihaknya telah menerima keluhan masyarakat terkait kondisi tersebut. Pemerintah, kata dia, tengah mengupayakan langkah penanganan terhadap kerusakan bibir jalan di sejumlah lokasi.

“Kami memahami keresahan warga di Sawah Padang maupun Lamposi Tigo Nagori. Kerusakan pada bagian tepi jalan memang semakin cepat terjadi akibat kendaraan yang mengantre di SPBU dan menggunakan bahu jalan,” ujar Muslim saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi perhatian pemerintah. Dinas PUPR juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan langkah penanganan yang dapat segera dilakukan.

Muslim mengimbau masyarakat dan pengemudi agar tetap berhati-hati ketika melintasi lokasi tersebut. Menurutnya, upaya penanganan darurat dan koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan agar potensi bahaya akibat kerusakan jalan dapat diminimalkan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi, untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Langkah tanggap darurat serta koordinasi dengan pihak terkait terus kami maksimalkan agar kondisi di bibir jalan dapat segera ditangani,” tegasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update