Jakarta, Rakyatterkini.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebanyak 62 gempa susulan terjadi setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10/2026) pagi.
Pelaksana Harian Deputi Bidang Geofisika BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengatakan gempa susulan yang terpantau memiliki kekuatan bervariasi, mulai dari Magnitudo 1,5 hingga yang terbesar Magnitudo 4,3.
“Berdasarkan pemantauan BMKG, tercatat 62 aktivitas gempa bumi susulan dengan kekuatan antara Magnitudo 1,5 sampai Magnitudo 4,3,” ujar Ardhasena dalam konferensi pers yang digelar secara daring.
Selain memicu rangkaian gempa susulan, gempa utama juga dilaporkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan. Kerusakan tersebut antara lain terjadi pada rumah warga dan fasilitas sekolah di Desa Perokondoa, Kecamatan Kodi, Sumba Barat Daya.
“Hingga saat ini, laporan yang kami terima menyebutkan adanya kerusakan pada bangunan masyarakat dan sekolah di Desa Perokondoa, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur,” katanya.
Gempa utama tercatat terjadi pada pukul 05.55 WIB. BMKG mencatat episentrum gempa berada pada koordinat 9,70 derajat Lintang Selatan dan 118,92 derajat Bujur Timur.
BMKG memastikan gempa berkekuatan Magnitudo 6,1 tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.(da*)


