Notification

×

Iklan

5.800 Mahasiswa UNP Ikuti Responsi Agama Islam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:48 WIB Last Updated 2026-10-11T07:48:00Z

5.800 Mahasiswa UNP Ikuti Responsi Agama Islam

Padang, Rakyatterkini.com – Sebanyak 5.800 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) mengikuti program Responsi Agama Islam (RAI) semester Juli–Desember 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami Al-Qur’an, memperkuat akidah, memperluas wawasan keilmuan, serta membentuk karakter dan akhlak yang mulia.

Kegiatan pembukaan RAI digelar di Masjid Raya Al Azhar, Kampus Pusat UNP Air Tawar, Padang, Sabtu (3/10/2026), pukul 09.00 WIB. Program tersebut mengangkat tema “Generasi Qur’ani Kaffah: Mahir Membaca Al-Qur’an, Kokoh Secara Aqidah, Unggul dalam Ilmu dan Mulia dalam Akhlak”.

Koordinator Mata Kuliah Umum (MKU) Pendidikan Agama Islam sekaligus pelaksana RAI, Dr. Rini Rahman, M.Ag., menjelaskan bahwa program ini merupakan kegiatan kokurikuler yang dirancang untuk menunjang proses pembelajaran mata kuliah Pendidikan Agama Islam pada semester berjalan.

Ia menerangkan, pelaksanaan RAI berlangsung selama delapan kali pertemuan dengan menggunakan metode mentoring. Dalam program ini, mahasiswa memperoleh pendampingan dari mentor yang berasal dari Qatulistiwa dan Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) UNP. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari dosen Departemen Agama Islam yang bertugas mengampu mata kuliah tersebut.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan RAI turut disampaikan oleh Rektor UNP melalui perwakilannya, yakni Kepala Subdirektorat Inovasi Pembelajaran, PJJ dan RPL, Dr. Nofrion, M.Pd., serta Kepala Subdirektorat Pengembangan Kurikulum dan MKU, Dr. Ulfia Rahmi, M.Pd.

Dalam sambutan yang disampaikan, perwakilan rektor menekankan pentingnya RAI sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai ajaran Islam. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong mahasiswa mempelajari dan menerapkan nilai-nilai agama dengan pemahaman yang rasional dan bertanggung jawab.

Sebagai generasi penerus yang dipersiapkan menjadi pemimpin sekaligus agen perubahan (agent of change), mahasiswa perlu memiliki dasar keagamaan yang kuat. Dengan demikian, ilmu pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Penguatan nilai keagamaan tersebut juga sejalan dengan visi UNP untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, bermartabat, dan memiliki reputasi internasional. Dalam pelaksanaannya, UNP tetap mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal Sumatera Barat yang tercermin dalam falsafah Alam Takambang Jadi Guru.

Usai dibuka secara resmi oleh perwakilan rektor, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Dr. Halomoan, M.Ag. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Agama Islam, di antaranya Dr. Ahmad Kosasih dan Drs. Syafii.

Penyelenggaraan Responsi Agama Islam ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satu yang relevan adalah tujuan keempat, yakni pendidikan berkualitas, melalui penguatan pendidikan karakter, penanaman nilai moral, dan pembentukan generasi yang mampu berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Di samping itu, program RAI berkontribusi terhadap tujuan ke-16 mengenai perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pembinaan integritas, penguatan akhlak, serta pengembangan kepemimpinan mahasiswa yang berpedoman pada etika dan kearifan lokal.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update