Notification

×

Iklan

Wisuda IV 2026, Unand Lepas 673 Lulusan

Sabtu, 19 September 2026 | 05:54 WIB Last Updated 2026-09-18T22:54:00Z

Universitas Andalas (UNAND) menggelar Wisuda IV Tahun 2026 

Padang, Rakyatterkini.com  – Universitas Andalas (Unand) kembali menggelar Wisuda IV Tahun 2026 bagi lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari vokasi, sarjana, profesi, spesialis, magister hingga doktor. Prosesi yang berlangsung di Auditorium Universitas Andalas, Jumat (18/9/2026), tersebut diikuti 673 lulusan.

Para lulusan berasal dari lima unit akademik. Sekolah Pascasarjana menyumbangkan 92 lulusan, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) sebanyak 91 sarjana, Fakultas Kedokteran (FK) 137 lulusan dari berbagai jenjang, Fakultas Farmasi 154 lulusan, serta Fakultas Hukum sebanyak 199 wisudawan.

Dengan tambahan lulusan pada prosesi kali ini, sepanjang 2026 Unand telah menghasilkan 6.538 lulusan dari berbagai program pendidikan.

Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri tertua di luar Pulau Jawa yang diresmikan Mohammad Hatta pada 1956, Unand terus mengembangkan lingkungan akademik yang inklusif. Hal tersebut turut terlihat dalam pelaksanaan wisuda kali ini dengan hadirnya Juru Bahasa Isyarat (JBI) untuk membantu memastikan aksesibilitas bagi seluruh peserta.

Rektor Unand, Efa Yonnedi, dalam sambutannya menekankan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan perlu berjalan seiring dengan keimanan dan nilai-nilai moral. Ia mengutip Surah Al-Mujadilah ayat 11 yang menjelaskan tentang kemuliaan orang-orang berilmu.

Efa juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, pengorbanan, dan doa selama putra-putri mereka menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

"Hari ini adalah hari panen dari benih yang ditanam dengan kerja keras, dan dengan doa yang tak pernah putus," kata Efa Yonnedi.

Menghadapi dunia yang semakin dinamis dalam era VUCA (Volatile, Uncertain, Complex, Ambiguous), Efa memberikan tiga pesan kepada para lulusan. Pertama, mereka diminta mempertahankan rasa ingin tahu dan semangat belajar. Kedua, membangun hubungan yang baik melalui kerja sama dan kolaborasi. Ketiga, menjaga integritas serta nama baik keluarga dan almamater.

"Ilmu tanpa adab adalah bahaya. Kemampuan tanpa integritas adalah bencana," ujarnya.

Wisuda kali ini juga diisi orasi ilmiah oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI, Prof. Arif Satria. Dalam paparannya, ia mengangkat tema kepemimpinan kreatif dan mandiri sebagai bekal generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Arif, terdapat empat kemampuan kepemimpinan yang perlu dikembangkan generasi muda, yakni kemampuan memimpin diri sendiri, memimpin orang lain, mengarahkan perubahan, dan memimpin masa depan.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan geopolitik global, perubahan iklim, serta kemajuan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi tantangan yang harus dihadapi para lulusan perguruan tinggi. Karena itu, kemampuan teknologi perlu dilengkapi dengan keterampilan digital, green skills, dan kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan.

Arif juga mengajak para lulusan untuk membangun growth mindset agar mampu terus belajar, beradaptasi, dan menciptakan inovasi di tengah perubahan yang berlangsung cepat.

"Era 2045 adalah era Anda semua," tutur Prof. Arif, seraya mendorong para wisudawan mengambil peran dalam menghadirkan perubahan positif bagi Indonesia.

Hingga kini, Universitas Andalas menaungi lebih dari 36.000 mahasiswa aktif yang menempuh pendidikan pada 154 program studi di berbagai jenjang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update