![]() |
| Wali Kota Pariaman, Yota Balad peresmian meletakkan batu pertama |
Pariaman, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Pariaman bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mulai merealisasikan pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) melalui Program Pariaman Peduli. Peletakan batu pertama dilakukan Wali Kota Pariaman Yota Balad untuk rumah Dastri Marni (66), warga Dusun II Kampung Koto, Desa Balai Kurai Taji, Kecamatan Pariaman Selatan, Kamis (3/9/2026).
Yota Balad mengatakan, kolaborasi antara Pemko Pariaman dan Baznas merupakan bagian dari upaya memastikan dana zakat yang dihimpun dari aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat dapat diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang menghadapi persoalan tempat tinggal.
Menurutnya, pembangunan rumah tersebut menjadi bukti kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas dalam menyediakan tempat tinggal yang lebih aman dan layak, khususnya bagi masyarakat lanjut usia.
“Peletakan batu pertama ini menjadi bentuk komitmen nyata Pemko Pariaman bersama Baznas untuk menghadirkan rumah yang aman dan bermartabat bagi masyarakat, terutama warga lanjut usia,” kata Yota.
Dastri Marni mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta melalui Program Pariaman Peduli. Bantuan tersebut diharapkan dapat membuat kondisi tempat tinggalnya menjadi lebih kuat sehingga tidak lagi menimbulkan kekhawatiran ketika terjadi hujan deras maupun angin kencang.
Yota menargetkan proses pembangunan berjalan tanpa kendala sehingga Dastri dapat segera menempati rumah yang lebih nyaman, sehat, dan aman.
Pemko Pariaman selama ini terus membangun kerja sama dengan Baznas dalam berbagai upaya untuk mengurangi angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan rumah Dastri menjadi awal renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) agar dapat berubah menjadi hunian yang memenuhi standar keamanan dan kesehatan.
Yota berharap program tersebut tidak hanya menghasilkan perbaikan bangunan, tetapi juga mendorong kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat. Warga di sekitar lokasi diharapkan turut membantu sesama yang sedang membutuhkan.
Ia menegaskan, Pemko Pariaman akan terus berupaya memperluas cakupan Program Rumah Layak Huni sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak keluarga kurang mampu. Dengan demikian, pemerataan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Kota Pariaman dapat terus ditingkatkan.
Sementara itu, Dastri Marni terlihat bahagia dan terharu saat menerima bantuan tersebut. Baginya, dukungan itu menjadi jawaban atas keinginan yang selama ini dipendam untuk memiliki tempat tinggal yang lebih kuat dan layak bagi keluarganya.
“Saya sangat terharu dan berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Pariaman dan Baznas yang sudah datang langsung untuk meletakkan batu pertama pembangunan rumah saya. Bantuan Rp20 juta ini sangat berarti dan sudah lama saya impikan untuk memperbaiki rumah,” ujarnya.
Dastri juga mendoakan agar Wali Kota Pariaman, jajaran ASN, serta Baznas selalu diberi kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan berbagai program untuk membantu masyarakat.(da*)


