Notification

×

Iklan

Wabup Tanah Datar Dorong OPD Lebih Inovatif

Kamis, 03 September 2026 | 11:42 WIB Last Updated 2026-09-03T04:43:20Z

Ahmad Fadly Minta OPD Jeli Tangkap Peluang

Tanah Datar, Rakyatterkini.com – Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar lebih aktif berinovasi dan jeli melihat peluang yang dapat mendukung pencapaian program pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Fadly dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program Unggulan dan Program Strategis Daerah yang berlangsung di Aula Eksekutif, Rabu (2/9/2026). Rakor tersebut turut dihadiri Kepala Bappeda Litbang Adriyanti Rustam serta TP4D Tanah Datar.

Menurut Ahmad Fadly, pelaksanaan 10 Program Unggulan dan 7 Program Strategis Tanah Datar saat ini menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut, kata dia, harus disikapi OPD pengampu dengan melahirkan terobosan baru.

Ia menilai pemerintah daerah perlu lebih cermat mengidentifikasi berbagai program maupun bantuan dari pemerintah pusat yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Banyak program pemerintah pusat yang bisa dimanfaatkan daerah. Salah satunya berbagai dukungan dari Kementerian Pertanian untuk sektor pertanian,” ujar Ahmad Fadly.

Selain memanfaatkan program pemerintah pusat, ia juga menekankan pentingnya menciptakan iklim investasi yang terbuka dan kondusif. Menurutnya, kemudahan bagi investor untuk menanamkan modal di Tanah Datar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

Dampak positif investasi tersebut, lanjutnya, antara lain terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat, peluang program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta meningkatnya penggunaan bahan baku yang berasal dari daerah.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Tanah Datar Adriyanti Rustam memaparkan perkembangan pelaksanaan Program Unggulan dan Program Strategis hingga Triwulan II 2026.

Ia menjelaskan, capaian masing-masing OPD pengampu masih beragam. Sejumlah program telah berhasil melampaui target yang ditetapkan, sedangkan beberapa lainnya masih menunjukkan realisasi yang rendah.

Adriyanti mengatakan program yang pencapaiannya belum optimal perlu menjadi perhatian dan segera mendapat langkah percepatan.

Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pencapaian target. Selain itu, aspek regulasi, proses perencanaan, dan administrasi juga turut berdampak terhadap kecepatan pelaksanaan sejumlah kegiatan.

Karena itu, ia menilai koordinasi antar-OPD hingga tingkat nagari perlu terus diperkuat agar pelaksanaan program unggulan dan strategis dapat berjalan lebih efektif.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update