Notification

×

Iklan

Tugu JSB, Jejak Persatuan Pemuda Sumatra

Rabu, 02 September 2026 | 16:47 WIB Last Updated 2026-09-02T09:47:00Z

Tugu Jong Sumatranen Bond

Padang, Rakyatterkini.com — Sebuah tugu sederhana berdiri di Jalan Gereja, kawasan Belakang Tangsi, Kota Padang. Meski ukurannya tidak besar dan berada di tengah perkembangan kota yang semakin padat, monumen tersebut menyimpan catatan penting dalam sejarah pergerakan pemuda di Sumatra.

Monumen itu dikenal sebagai Tugu Jong Sumatranen Bond (JSB). Keberadaannya berkaitan dengan pelaksanaan Kongres Pertama Jong Sumatranen Bond yang berlangsung di Padang pada 4 hingga 6 Juli 1919.

Kongres tersebut menjadi salah satu momentum penting bagi kaum muda dari berbagai wilayah Sumatra. Pertemuan itu tidak hanya membahas kepentingan organisasi, tetapi juga mencerminkan munculnya kesadaran untuk membangun identitas dan persatuan di tengah kehidupan masyarakat pada masa pemerintahan kolonial.

Jong Sumatranen Bond sebelumnya didirikan di Batavia pada 9 Desember 1917. Organisasi tersebut menjadi wadah bagi para pelajar dan pemuda asal Sumatra yang berada di perantauan. Seiring waktu, JSB berkembang dengan mendirikan cabang di sejumlah daerah, termasuk Padang dan Bukittinggi.

Padang kemudian ditetapkan sebagai tempat berlangsungnya kongres pertama karena banyak anggota JSB berasal dari Sumatra Barat. Pada hari pertama pelaksanaan, sekitar 3.000 orang tercatat menghadiri kegiatan tersebut. Residen Sumatra Barat J.D.L. LeFebvre turut hadir dan disebut memberikan simpati terhadap gerakan yang digagas kalangan muda.

Berbagai persoalan dibahas dalam kongres tersebut. Topiknya tidak terbatas pada urusan internal organisasi, tetapi mencakup gagasan mengenai masa depan Sumatra, dasar perkumpulan, peran pemuda, pendidikan bagi perempuan, serta penggunaan bahasa Melayu.

Salah satu tokoh yang berperan dalam penyelenggaraan kongres tersebut adalah Bahder Djohan. Sosok ini kemudian dikenal luas sebagai seorang dokter sekaligus pernah dipercaya menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Kini, Tugu JSB menjadi salah satu penanda sejarah yang mengingatkan bahwa Padang pernah menjadi tempat penting bagi tumbuhnya gagasan persatuan pemuda di Sumatra pada awal abad ke-20.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update