Notification

×

Iklan

Tokoh Masyarakat Sungai Besar Desak PT Agrinas Kaji Ulang KSO Kebun Sawit Artur Brown

Sabtu, 12 September 2026 | 11:36 WIB Last Updated 2026-09-12T04:36:10Z

Kebun sawit.

Kuansing, Rakyatterkini.com - Tokoh masyarakat Desa Sungai Besar, Pucuk Rantau, Kuansing, Rafles mendesak PT Agrinas Palma Nusantara mengkaji dan meninjau ulang kerja sama pengelolaan kebun kelapa sawit hasil sitaan negara.

Ia menegaskan Kerja Sama Operasional (KSO) yang diterapkan Agrinas terhadap pengelolaan kebun sawit Artur Brown di Sungai Besar harus mengutamakan pemberdayaan masyarakat lokal melalui koperasi, bukan diberikan sepenuhnya kepada pihak luar.

Dikatakannya, keterlibatan masyarakat setempat atau koperasi lokal sebagai mitra perusahaan sangat penting, apalagi kebun seluas 454 Ha tersebut merupakan hasil sitaan oleh pemerintah pusat melalui satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

"Semestinya ada keterlibatan masyarakat atau koperasi yang ada di desa setempat. Jangan pula semuanya diserahkan pengelolaan kepada pihak luar," ujar Rafles, Sabtu (12/9/2026).

Menurutnya, seharunya PT Agrinas terlebih dahulu menawarkan pengelolaan kebun kepada masyarakat atau koperasi lokal. Dan kalau masyarakat dinilai tidak mampu, maka bisa dialihkan kepada pihak ketiga dari luar Sungai Besar.

“Kalau dikelola oleh masyarakat lokal, selain bisa membantu perekonomian mereka juga pasti sudah memahami kultur, kearifan lokal dan kemanan lingkungan sekitar," jelasnya.

Rafles mantan Kades Sungai Besai ini menilai, penunjukan KSO tanpa melibatkan masyarakat dalam pengelolaan kebun sitaan berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial yang dapat mengganggu kondusifitas daerah. 

Ia mengkhawatirkan hal tersebut bertolak belakang dengan semangat pemerataan ekonomi yang digaungkan pemerintah pusat, karena ini bukan sekadar soal ekonomi, tetapi juga menyangkut keadilan sosial. 

"KSO kebun Artur Brown ini harus ditinjau kembali dengan melibatkan masyarakat. Keterlibatan masyarakat atau koperasi lokal dapat memperkuat rasa memiliki sekaligus menjaga stabilitas wilayah," ungkap Rafles. (hend)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update