Notification

×

Iklan

SISCa 2026 Siap Digelar di Sawahlunto

Kamis, 03 September 2026 | 01:46 WIB Last Updated 2026-09-02T18:46:00Z

Sawahlunto Dorong Songket Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Sawahlunto, Rakyatterkini.com — Persiapan Sawahlunto International Songket Carnival (SISCa) 2026 terus dilakukan Pemerintah Kota Sawahlunto. Ajang budaya tersebut akan digelar selama tiga hari, 4–6 September 2026, dengan pusat kegiatan berada di kawasan Terminal Baru.

Penyelenggaraan SISCa tahun ini menjadi semakin penting karena untuk kelima kalinya masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Pemko Sawahlunto ingin menjadikan momentum tersebut tidak hanya sebagai panggung untuk menampilkan kekayaan budaya, tetapi juga sebagai sarana memperluas peluang usaha bagi UMKM serta pelaku industri kreatif.

Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menegaskan bahwa pelaksanaan SISCa harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, SISCa diarahkan menjadi ruang promosi budaya sekaligus mendorong perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha hingga media dinilai penting agar SISCa semakin dikenal sebagai ikon Sawahlunto dan mampu menjadi salah satu agenda berskala nasional.

Hal tersebut disampaikan Riyanda dalam jumpa pers pada Selasa (1/9/2026).

72 Peserta Ikuti Karnaval

SISCa 2026 membawa konsep kompetisi yang berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Tahun ini, peserta karnaval dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yakni perwakilan desa atau kelurahan, organisasi perangkat daerah (OPD), serta kategori umum yang melibatkan BUMN dan perusahaan swasta.

Sebanyak 72 peserta akan ambil bagian dalam malam puncak yang berlangsung Sabtu (5/9/2026).

Rangkaian SISCa dimulai pada Jumat (4/9/2026) dengan agenda pembukaan, pameran UMKM serta perlombaan melukis payung yang diperuntukkan bagi siswa sekolah dasar. Memasuki Sabtu, pengunjung dapat menyaksikan fashion show songket, pertunjukan seni dan hiburan musik.

Sementara itu, rangkaian kegiatan ditutup pada Minggu (6/9/2026) dengan pengumuman pemenang lomba dan penampilan sejumlah artis nasional.

Songket Diperluas ke Pasar Fesyen

Kepala Dinas Pariwisata Sawahlunto, Meldi Hidayah Marta, menyebut SISCa memiliki peran strategis dalam memperkenalkan songket dan berbagai produk UMKM lokal kepada pasar yang lebih luas.

Ia berharap penggunaan songket dapat terus berkembang dan tidak hanya identik dengan acara adat maupun kegiatan resmi. Songket juga didorong untuk masuk ke kehidupan sehari-hari sebagai salah satu pilihan busana dan fesyen.

Melalui SISCa, pemerintah daerah ingin pengunjung tidak sekadar menyaksikan pertunjukan, tetapi juga tertarik membeli produk-produk yang dipamerkan oleh UMKM.

Sejumlah pejabat dari pemerintah pusat, termasuk Wakil Menteri UMKM, juga dikabarkan telah memastikan kehadiran dalam rangkaian SISCa 2026.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Pemko Sawahlunto melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari UMKM, komunitas perempuan, pemuda hingga komunitas lokal. Panitia juga menyediakan fasilitas lapak, jaringan listrik serta dukungan kebersihan di lokasi acara.

Hasil Evaluasi Jadi Acuan

Persiapan SISCa tahun ini turut mengacu pada evaluasi penyelenggaraan sebelumnya. Beberapa aspek yang menjadi perhatian adalah mekanisme penilaian lomba serta kelengkapan fasilitas pendukung kegiatan.

Dari sisi pembiayaan, pemerintah pusat memberikan dukungan berupa panggung dan sejumlah perlengkapan. Sementara itu, Pokok Pikiran DPRD Sumatera Barat senilai Rp150 juta digunakan untuk menunjang kegiatan dan menghadirkan artis. Pemko Sawahlunto sendiri mengalokasikan sekitar Rp225 juta melalui APBD.

Usai SISCa, Sawahlunto masih memiliki agenda pariwisata lainnya, yakni SimFes yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Penyelenggaraan berbagai event yang masuk dalam kalender KEN diharapkan mampu semakin memperkuat citra Sawahlunto sebagai destinasi wisata berbasis warisan budaya. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha di sektor ekonomi kreatif.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update