Notification

×

Iklan

Sakato Raih Juara Umum Pencak Silat Padang

Minggu, 06 September 2026 | 02:22 WIB Last Updated 2026-09-05T22:55:14Z

Perguruan Pencak Silat Sakato Semen Padang meraih juara umum IPSI Padang Cup I 2026


Padang, Rakyatterkini.com – Perguruan Pencak Silat Sakato Semen Padang keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Pencak Silat IPSI Padang Cup 2026. Kompetisi yang berlangsung di GOR Semen Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, pada 3–5 September 2026 tersebut diikuti ratusan pesilat dari berbagai perguruan.

Sakato Semen Padang tampil dominan dengan mengoleksi 25 medali emas, 13 medali perak, dan delapan medali perunggu. Perolehan tersebut menempatkan Sakato sebagai Juara Umum I dalam ajang pencak silat tingkat Kota Padang itu.

Sementara itu, Perguruan Perisai Diri berada di peringkat kedua dengan raihan 21 medali emas. Posisi Juara Umum III diraih Perguruan Tapak Suci Kota Padang yang mengumpulkan 10 medali emas.

IPSI Padang Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang persaingan untuk menentukan pesilat terbaik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet muda di Kota Padang. Melalui kompetisi tersebut, para pesilat mendapat kesempatan mengasah kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan yang telah dijalani.

Panitia juga memberikan apresiasi kepada para peserta berprestasi. Salah satu penghargaan yang disiapkan adalah hadiah utama berupa satu unit sepeda motor untuk perguruan yang keluar sebagai juara umum, di samping hadiah lainnya bagi para pemenang.

Ketua IPSI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, menyampaikan selamat kepada Sakato Semen Padang yang sukses membawa pulang gelar juara umum.

Ia turut mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, perguruan, dan panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan kejuaraan tersebut.

Menurut Zulhardi, keberhasilan Sakato Semen Padang, Perisai Diri, maupun Tapak Suci menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di Kota Padang terus mengalami perkembangan.

“Selamat kepada Sakato Semen Padang yang berhasil menjadi juara umum. Apresiasi juga kepada Perisai Diri dan Tapak Suci yang telah memperlihatkan prestasi luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan pencak silat terus berkembang dan berpotensi membawa nama Kota Padang semakin harum,” ujarnya.

Zulhardi mengatakan, kejuaraan tersebut memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar perebutan gelar juara. Kompetisi menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengevaluasi kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.

Ia berharap dari kejuaraan tersebut akan lahir pesilat-pesilat potensial yang mampu mengukir prestasi tidak hanya di tingkat Sumatera Barat, tetapi juga nasional hingga internasional.

“Semoga dari kejuaraan ini lahir bibit-bibit pesilat berprestasi yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Padang dan Sumatera Barat di level yang lebih tinggi,” harapnya.

Di sisi lain, Ketua Umum PPS Sakato Semen Padang, Dedi M Shidiq, mengaku bersyukur atas keberhasilan para atletnya meraih posisi teratas.

Ia menilai gelar juara umum merupakan buah dari kerja keras para pesilat, pelatih, dan pengurus. Dukungan dari berbagai pihak juga dinilai menjadi faktor penting dalam proses pembinaan atlet di lingkungan Perguruan Silat Sakato Semen Padang.

Dedi berharap prestasi tersebut menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta menjaga konsistensi prestasi pada kompetisi-kompetisi berikutnya.

Ia menambahkan, pencapaian Sakato Semen Padang juga tidak terlepas dari dukungan PT Semen Padang melalui FKKSPG yang selama ini turut memberikan pembinaan kepada perguruan tersebut.

“Insya Allah, setiap ada pertandingan, atlet kami selalu siap untuk bertanding. Kami berterima kasih kepada Semen Padang dan FKKSPG yang terus memberikan dukungan sehingga kami dapat meraih berbagai prestasi dalam kejuaraan di tingkat Sumbar maupun nasional,” kata Dedi.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update