Jakarta, Rakyatterkini.com – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada perdagangan Jumat (11/9) pagi. Mata uang Negeri Paman Sam tersebut dibuka di kisaran Rp17.600 per dolar AS.
Mengacu pada data Bloomberg, dolar AS tercatat naik 0,23 persen menjadi Rp17.587 pada awal perdagangan. Penguatan berlanjut beberapa menit kemudian, dengan kurs mencapai Rp17.605 sekitar pukul 09.12 WIB.
Sehari sebelumnya, Kamis (10/9), dolar AS mengakhiri perdagangan di level Rp17.547. Secara kumulatif sepanjang 2026, dolar AS telah mengalami penguatan sebesar 5,44 persen.
Untuk perdagangan hari ini, dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.579 hingga Rp17.590.
Pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia berlangsung beragam. Terhadap euro (EUR), dolar AS melemah tipis 0,02 persen, sedangkan terhadap poundsterling Inggris (GBP) turun 0,04 persen.
Sebaliknya, dolar AS menguat tipis terhadap dolar Australia (AUD) sebesar 0,01 persen dan dolar Kanada (CAD) sebesar 0,04 persen. Penguatan juga terjadi terhadap franc Swiss (CHF) sebesar 0,09 persen serta yen Jepang (JPY) sebesar 0,03 persen.(da*)


