Notification

×

Iklan

Ribuan Ikan Nila Mati di Batanghari

Rabu, 16 September 2026 | 19:01 WIB Last Updated 2026-09-16T12:01:00Z

Ribuan ikan nila milik petani keramba jaring apung 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Ribuan ikan nila yang dibudidayakan petani melalui keramba jaring apung di Desa Aro, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Jambi, dilaporkan mati secara serentak. 

Peristiwa tersebut berlangsung selama sekitar sepekan terakhir dan menyebabkan petani mengalami kerugian, termasuk karena sebagian ikan sebenarnya sudah mendekati masa panen.

Bangkal ikan yang mati tampak memenuhi sejumlah keramba jaring apung yang berada di kawasan Sungai Batanghari. Sedikitnya 15 unit keramba milik petani disebut terdampak akibat kejadian tersebut.

Dalam satu keramba, petani biasanya memelihara sekitar 15.000 ekor ikan nila. Kematian ikan dalam jumlah besar membuat para pembudidaya khawatir mengalami kerugian yang semakin tinggi.

Kepala Desa Aro, Rusli, menyebut kerugian sementara yang dialami petani telah mencapai lebih dari Rp50 juta. Nilai kerugian tersebut berpotensi bertambah apabila kematian ikan terus berlanjut.

"Yang menjadi persoalan kami, akibat dari kematian (ikan) itu yang belum bisa disusuri. Harapan kami dari Pemkab yang sudah mengetahui kematian ikan ini lalu apa solusinya bagi kami petani," ujar Rusli.

Untuk menekan potensi kerugian, sebagian petani memilih melakukan panen lebih cepat. Langkah tersebut terpaksa dilakukan meski ukuran ikan belum sesuai dengan target panen yang telah ditentukan.

Petani menduga kondisi tersebut berkaitan dengan berkurangnya debit air Sungai Batanghari akibat musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Penurunan volume air dinilai dapat memengaruhi kondisi lingkungan keramba dan dikhawatirkan menyebabkan kematian ikan semakin meluas.

Para petani berharap debit Sungai Batanghari kembali normal sehingga ikan yang masih hidup dapat dipertahankan. Mereka juga berharap kegiatan budi daya ikan di kawasan tersebut bisa kembali berjalan seperti biasa.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update