Jakarta, Rakyatterkini.com – Musim kemarau berkepanjangan yang melanda Dusun Trenggalung, Desa Pinang Tinggi, membuat hasil pertanian masyarakat mengalami penurunan. Kondisi tersebut mendorong PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional IV Jambi-Sumbar memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada warga.
Bantuan disalurkan melalui Kebun Bunut kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Sebagian besar penerima bantuan merupakan warga dari komunitas Suku Anak Dalam (SAD).
Kemarau yang berlangsung cukup lama menyebabkan berbagai tanaman palawija yang dibudidayakan masyarakat tidak tumbuh dan menghasilkan sebagaimana mestinya. Situasi ini cukup berdampak bagi warga yang mengandalkan sektor pertanian sebagai sumber pendapatan keluarga.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah pada Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi Advisor Personalia Teknik (APT) Kebun Bunut Ahmed Renofa, Bripka Raden dari Polsek Bajubang, Temenggung SAD Sadi, Sekretaris Desa Pinang Tinggi Febri, serta Kepala Dusun Trenggalung Juardi.
Adapun paket bantuan yang diberikan berisi sejumlah bahan pangan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng, dan teh Kayu Aro.
Temenggung SAD Dusun Trenggalung, Sadi, mengapresiasi perhatian PTPN IV Regional IV terhadap kondisi warga. Ia menyebut bantuan tersebut datang pada saat masyarakat memang tengah membutuhkan dukungan akibat gagal panen.
“Bantuan ini sangat kami perlukan karena tanaman palawija yang kami tanam tidak bisa dipanen akibat kemarau. Kami berterima kasih kepada PTPN IV Regional IV yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat,” kata Sadi.
Kepala Dusun Trenggalung Juardi juga menyampaikan apresiasi serupa. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar warga menggantungkan kebutuhan keluarga dari hasil bercocok tanam.
Menurutnya, kondisi kemarau membuat hasil ladang sulit diandalkan sebagai sumber penghasilan. Karena itu, bantuan bahan pangan tersebut dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk sementara waktu.
“Bantuan ini sangat membantu warga, terutama karena pendapatan masyarakat sebagian besar berasal dari pertanian. Dalam kondisi kemarau seperti sekarang, hasil ladang tentu tidak bisa menjadi sandaran utama,” ujar Juardi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Manager Kebun Bunut Husnul Arifin mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang berada di sekitar area operasional.
Ia berharap paket sembako yang diberikan dapat membantu mengurangi beban warga selama menghadapi dampak musim kemarau.
“Kami ingin menunjukkan kepedulian dan empati kepada masyarakat sekitar yang sedang menghadapi kesulitan. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari warga,” tutur Husnul.
Husnul menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN IV. Program tersebut mencakup berbagai bidang, antara lain sosial kemanusiaan, pendidikan, pembangunan infrastruktur, hingga dukungan terhadap sarana peribadatan.
Menurutnya, bantuan untuk masyarakat SAD di Dusun Trenggalung menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasionalnya.(da*)


