Notification

×

Iklan

Pemko Padang Percepat Pembangunan Jalan dan Drainase

Kamis, 03 September 2026 | 21:11 WIB Last Updated 2026-09-03T14:11:00Z

Sejumlah pekerja tengah meratakan material cor beton dalam proyek pembangunan jalan

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang terus meningkatkan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dasar di kawasan permukiman. Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), pemerintah daerah kini mempercepat pengerjaan jalan lingkungan serta saluran drainase perumahan.

Langkah tersebut kembali digenjot pada Kamis (3/9/2026) sebagai bagian dari upaya Pemko Padang menyediakan infrastruktur yang layak dan mendukung kebutuhan masyarakat di kawasan tempat tinggal.

Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Tri Hadiyanto, mengatakan pelaksanaan program infrastruktur pada 2025 menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Sejumlah pekerjaan bahkan mampu terealisasi di atas target yang telah ditentukan.

Ia menyebut, pembangunan jalan lingkungan pada 2025 semula ditargetkan sepanjang 14 kilometer. Namun, realisasinya mencapai 15,13 kilometer.

Capaian serupa juga terlihat pada pembangunan drainase. Dari target awal sepanjang 2 kilometer, pengerjaan yang berhasil diselesaikan mencapai 5,505 kilometer.

"Target pembangunan jalan lingkungan pada 2025 sebesar 14 kilometer, sementara realisasinya mencapai 15,13 kilometer. Jadi, hasil yang dicapai berada di atas target," kata Tri Hadiyanto.

Tidak hanya membangun infrastruktur baru, Dinas Perkim juga menjalankan program pemeliharaan terhadap fasilitas yang telah tersedia. Salah satunya adalah perawatan drainase lingkungan dengan ukuran lebar kurang dari 60 sentimeter.

Pada 2025, pemeliharaan drainase tersebut ditargetkan sepanjang 0,4 kilometer. Dalam pelaksanaannya, pekerjaan justru mencapai 0,55 kilometer.

Memasuki semester kedua 2026, berbagai pekerjaan infrastruktur tersebut masih terus dilaksanakan. Dinas Perkim Kota Padang menetapkan target pembangunan jalan lingkungan baru sepanjang 17,8 kilometer serta pemeliharaan jalan sepanjang 5,3 kilometer.

Untuk infrastruktur drainase, pembangunan baru ditargetkan sepanjang 1 kilometer. Sementara pemeliharaan saluran drainase direncanakan mencapai 2,1 kilometer.

"Program tahun 2026 masih berjalan. Target jalan lingkungan meliputi pembangunan 17,8 kilometer dan pemeliharaan 5,3 kilometer. Untuk drainase, pembangunan baru satu kilometer dan pemeliharaan sepanjang 2,1 kilometer," ujarnya.

Tri juga menjelaskan kondisi terkini infrastruktur jalan lingkungan di Kota Padang. Berdasarkan pemetaan yang dilakukan, sekitar 76 persen jalan lingkungan berada dalam kondisi mantap atau baik. Kemudian, 3 persen masuk kategori rusak ringan, sedangkan 21 persen lainnya tergolong rusak berat.

Untuk saluran drainase, sebanyak 59 persen berada dalam kondisi baik. Sebanyak 22 persen tercatat mengalami kerusakan ringan, sementara 19 persen lainnya masuk kategori rusak berat.

Menurut Tri, kebutuhan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur tersebut terus meningkat sejalan dengan bertambahnya kawasan permukiman di Kota Padang. Pertumbuhan penduduk dan munculnya kawasan hunian baru turut meningkatkan kebutuhan terhadap jalan serta drainase lingkungan.

"Pertambahan kawasan permukiman otomatis membuat kebutuhan jalan dan drainase juga meningkat. Kawasan perumahan yang baru berkembang umumnya membutuhkan pembangunan maupun penanganan infrastruktur lingkungannya," tutup Tri Hadiyanto.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update