Notification

×

Iklan

Pemko Padang Dorong Panti Asuhan Ramah Anak

Jumat, 18 September 2026 | 13:29 WIB Last Updated 2026-09-18T06:29:00Z

DP3AP2KB Kota Padang menyelenggarakan Sosialisasi Psikoedukasi

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan panti asuhan yang aman, ramah anak, sekaligus mampu mendukung kesehatan psikologis anak asuh.

Upaya tersebut dilakukan melalui Bidang Pemenuhan Hak Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang dengan menggelar Sosialisasi Psikoedukasi Pola Asuh Anak.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Meeting DP3AP2KB Kota Padang, Kamis (17/9/2026), diikuti para pengurus panti asuhan dari berbagai wilayah di Kota Padang.

Program tersebut menjadi bagian dari langkah Pemko Padang dalam memastikan anak-anak yang tinggal di panti memperoleh pendampingan emosional dan pengasuhan yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang mereka.

Hal ini dinilai penting karena kelompok anak mencapai sekitar 32,16 persen dari keseluruhan penduduk Kota Padang. Sementara itu, anak yang tumbuh di lingkungan panti memiliki sejumlah kerentanan, antara lain kecemasan, stres, tekanan psikologis, hingga potensi kekerasan antarteman sebaya yang dapat dipengaruhi oleh tidak adanya kehadiran orang tua kandung.

Dalam pelaksanaannya, DP3AP2KB menggandeng Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Sumatera Barat serta mahasiswa Program Profesi Psikolog Universitas Andalas (Unand) sebagai narasumber.

Sebanyak 30 pengurus panti asuhan se-Kota Padang mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pula Kepala DP3AP2KB Kota Padang Boby Firman dan Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB, Ade Yonanda Irza.

Boby Firman mengatakan, pemenuhan hak dan perlindungan terhadap anak memiliki kaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia pada masa mendatang.

“Anak merupakan potensi yang sangat penting, sebagai penentu kualitas sumber daya manusia Indonesia yang akan menjadi pilar utama pembangunan bangsa, sehingga perlu ditingkatkan kualitasnya dan mendapatkan perlindungan secara sungguh-sungguh,” ujarnya.

Ia menambahkan, DP3AP2KB Kota Padang berkomitmen mendorong peningkatan kualitas layanan di panti asuhan agar tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas, tetapi juga memperhatikan aspek psikologis anak.

“Kami DP3AP2KB Kota Padang terus mendorong agar semua layanan pemenuhan hak anak di panti asuhan dapat menjadi pusat layanan yang ramah anak, tidak hanya fasilitasnya namun juga lebih memperhatikan pola asuh yang berbasis kesejahteraan psikologis anak,” katanya.

Sementara itu, Ade Yonanda Irza menjelaskan, kegiatan psikoedukasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pengurus panti dalam menerapkan pola pengasuhan positif.

Menurutnya, pengurus diharapkan mampu mendampingi anak tanpa menggunakan kekerasan, baik secara fisik maupun verbal. Selain itu, mereka juga dibekali pemahaman untuk mengelola stres serta membangun suasana panti yang mendukung proses pemulihan anak yang pernah mengalami trauma.

“Pengurus panti asuhan memegang peranan penting dalam mengatur regulasi emosi anak. Karakter pola asuh yang diberikan dan penciptaan lingkungan yang ramah anak menjadi indikator penting bagi pengurus panti untuk memberikan dampak yang positif terutama pembentukan karakter anak di panti asuhan,” tuturnya.

Ade menyebutkan, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan DP3AP2KB Kota Padang melalui Bidang Pemenuhan Hak Anak memberikan edukasi mengenai pola asuh kepada para pengurus panti asuhan.

“Dengan latar belakang itulah, DP3AP2KB Kota Padang melalui Bidang Pemenuhan Hak Anak melaksanakan psikoedukasi pola asuh anak bagi pengurus panti asuhan di Kota Padang,” jelasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update