Pasaman, Rakyatterkini.com – Pembangunan mushalla mini di lingkungan SD Negeri 03 Kampung Nan VI, Nagari Aia Manggih Utara, Kecamatan Lubuksikaping, resmi dimulai. Prosesi peletakan batu pertama dilakukan Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunthe, Senin (14/9/2026).
Pemerintah Kabupaten Pasaman menyambut baik pembangunan fasilitas tersebut. Selain menjadi tempat beribadah, mushalla diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran agama sekaligus mendukung pembentukan karakter peserta didik.
Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunthe menilai keberadaan mushalla di sekolah mempunyai manfaat besar dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk akhlak para siswa.
Menurut Parulian, mushalla tidak semestinya hanya dipandang sebagai bangunan fisik, tetapi juga harus menjadi ruang pembinaan bagi siswa.
“Kita sangat mengapresiasi pembangunan mushalla di lingkungan sekolah. Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membentuk kepribadian dan akhlak para siswa,” katanya.
Ia berharap keberadaan mushalla dapat mendorong siswa semakin aktif mendalami pendidikan agama. Ilmu yang diperoleh nantinya diharapkan tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak diharapkan dapat belajar Alquran dan memperdalam ilmu agama di mushalla, di samping memperoleh pendidikan umum di sekolah,” ujarnya.
Parulian juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan dan kontribusi dalam mewujudkan pembangunan mushalla tersebut.
Ia menilai dukungan berbagai pihak merupakan bentuk kepedulian terhadap penguatan pendidikan agama bagi generasi muda.
“Semoga segala sumbangsih yang diberikan untuk pembangunan mushalla ini menjadi amal dan sedekah jariah bagi kita semua,” tutur Wabup.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 03 Kampung Nan VI, Trisna Syofneli Putri, S.Pd., atau yang biasa disapa Buk Putri, mengungkapkan rasa syukurnya karena pembangunan mushalla yang selama ini menjadi harapan sekolah akhirnya dapat dimulai.
Ia menjelaskan, nantinya mushalla tersebut akan digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan, seperti shalat berjamaah, belajar mengaji, serta pembinaan karakter siswa.
“Alhamdulillah, hari ini menjadi awal dari terwujudnya cita-cita yang sudah lama kami harapkan. Kami ingin anak-anak memiliki tempat yang nyaman untuk belajar mengaji, melaksanakan shalat berjamaah, sekaligus memperoleh pembinaan karakter,” kata Trisna.
Atas dimulainya pembangunan tersebut, Trisna menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman, Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, Dinas Pendidikan, pemerintah kecamatan, komite sekolah, tokoh masyarakat, para orang tua siswa, serta semua pihak yang turut memberikan dukungan.
Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Muslim, S.Pd., M.Pd., Asisten I Asrial Hasan, Camat Lubuksikaping Lotferedo Rama, Forkopimca Lubuksikaping, Kepala SD Negeri 03 Kampung Nan VI Aia Manggih Utara Trisna Syofneli Putri, S.Pd., serta wali murid dan siswa setempat. (St.M)


