Notification

×

Iklan

Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina

Rabu, 02 September 2026 | 00:44 WIB Last Updated 2026-09-01T23:28:27Z

Lionel Messi resmi pensiun dari Timnas Argentina 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Lionel Messi resmi mengakhiri kiprahnya bersama Tim Nasional Argentina. Keputusan tersebut mendapat perhatian luas, termasuk dari Jose Mourinho yang memberikan penghormatan kepada salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola dunia itu.

Messi mengumumkan keputusan pensiun pada Senin (31/8/2026). Di usia 39 tahun, pemain yang dikenal sebagai La Pulga tersebut menutup perjalanan lebih dari 20 tahun bersama Timnas Argentina.

Selama membela negaranya, Messi menjadi bagian penting dari berbagai pencapaian besar Argentina. Ia membantu La Albiceleste meraih gelar Piala Dunia 2022 di Qatar, Copa America 2021 dan 2024, serta trofi Finalissima.

Keputusan tersebut ternyata telah dipikirkan Messi sejak 21 Juli, hanya dua hari setelah Argentina takluk dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Kondisi emosionalnya juga semakin berat setelah sang ayah, Jorge Messi, meninggal dunia pada 8 Agustus.

Messi mengakui bahwa keputusan meninggalkan tim nasional bukan perkara mudah. Namun, ia merasa sudah tiba waktunya untuk mengakhiri perjalanan bersama Argentina.

"Ini merupakan keputusan yang sangat menyakitkan dan masih terasa hingga sekarang. Namun, saya tahu bahwa inilah waktu yang tepat," ujar Messi dalam pernyataannya.

Ia menegaskan bahwa selama memperkuat Argentina, dirinya selalu berusaha memberikan kemampuan terbaik, baik ketika tim meraih kesuksesan maupun pada periode sulit.

Messi juga menilai keputusan tersebut berkaitan dengan munculnya generasi baru pemain Argentina. Menurutnya, para pemain muda tersebut pantas memperoleh kesempatan untuk menjadi bagian dari tim nasional.

Ia mengaku masih memiliki kecintaan besar terhadap Argentina dan akan selalu merasa bangga pernah mengenakan seragam tim nasional.

Messi turut menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Argentina yang telah memberikan dukungan sepanjang karier internasionalnya. Meski tak lagi berada di lapangan bersama tim, ia memastikan akan tetap memberikan dukungan dari luar.

Pensiunnya Messi memunculkan beragam reaksi dari dunia sepak bola. Beberapa pemain Argentina, seperti Enzo Fernandez, Lisandro Martinez, dan Leandro Paredes, menyampaikan pesan kepada kapten mereka.

Sementara itu, Piers Morgan menggunakan momen tersebut untuk kembali mengangkat perdebatan mengenai status pemain terbaik sepanjang masa. Ia menilai absennya Messi dari tim nasional membuat peluang Cristiano Ronaldo dalam perdebatan GOAT semakin besar.

Jose Mourinho mengambil pendekatan berbeda. Pelatih asal Portugal tersebut memilih memberikan penghormatan kepada Messi tanpa membawa rivalitas yang selama ini kerap mewarnai perbandingan Messi dan Ronaldo.

Mourinho pernah berhadapan dengan Messi ketika menangani sejumlah klub besar Eropa. Meski pemain Argentina itu beberapa kali menjadi ancaman bagi tim yang diasuhnya, Mourinho tetap mengakui kualitas luar biasa sang megabintang.

"Selamat atas perjalanan internasional yang luar biasa dan tidak akan terlupakan. Copa America dan Piala Dunia berikutnya tidak akan terasa sama," tulis Mourinho melalui akun Instagram-nya.

Pernyataan tersebut sempat menimbulkan tafsir berbeda di kalangan penggemar. Sebagian menganggap ucapan Mourinho sebagai sindiran, tetapi banyak pula yang menilai pesan itu merupakan penghormatan tulus kepada Messi.

Mourinho sendiri bukan kali pertama memberikan pujian kepada Messi. Ia bahkan pernah menyebut pemain Argentina tersebut sebagai salah satu sosok yang paling ingin dilatihnya.

Kepergian Messi menandai berakhirnya salah satu era paling sukses dalam sejarah Timnas Argentina. Selama membela negaranya, Messi mencatatkan 207 penampilan dengan torehan 125 gol dan 68 assist.

Kontribusinya sangat besar dalam mengantarkan Argentina melewati periode penuh kesuksesan dalam beberapa tahun terakhir. Piala Dunia 2022 menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan internasionalnya.

Meski sudah pensiun dari tim nasional, karier Messi di level klub masih berlanjut. Ia tetap memperkuat Inter Miami setelah memperpanjang kontraknya pada Oktober 2025. Kesepakatan tersebut membuat Messi masih terikat dengan klub MLS itu hingga akhir musim 2028.

Argentina kini harus memulai babak baru tanpa sosok yang selama bertahun-tahun menjadi pusat permainan sekaligus pemimpin tim. Namun, pencapaian dan pengaruh Messi telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari sejarah sepak bola Argentina. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update