Notification

×

Iklan

Masjid Al Bahri Andalkan Program SABAR

Kamis, 17 September 2026 | 02:26 WIB Last Updated 2026-09-16T19:26:00Z

Program inovatif Sedekah Barang Bekas yang diinisiasi jemaah Masjid Al Bahri.

Padang , Rakyatterkini.com — Upaya mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat terus dilakukan di Kota Padang. Salah satunya melalui Kelurahan Anduring yang menghadirkan inovasi dari jemaah Masjid Al Bahri dalam ajang Padang Innovation Award 2026 kategori kelompok masyarakat.

Inovasi tersebut bernama SABAR, singkatan dari Sedekah Barang sisa atau bekas bernilai untuk kemaslahatan kas masjid dan umat.

Program SABAR berangkat dari persoalan barang bekas yang sering dibiarkan menumpuk di rumah. Selain berpotensi menjadi tempat berkembangnya sumber penyakit, barang-barang tersebut juga menambah jumlah sampah anorganik yang akhirnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Melalui SABAR, masyarakat didorong untuk menyerahkan berbagai barang bekas yang masih memiliki nilai ekonomi, mulai dari besi tua, plastik, botol, kertas hingga peralatan elektronik yang sudah rusak. Barang-barang tersebut dikumpulkan di lokasi yang telah disediakan di Masjid Al Bahri.

Selanjutnya, barang yang terkumpul dipilah dan dijual sehingga menghasilkan dana. Hasil tersebut kemudian dimasukkan ke kas masjid untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Salah satu pemanfaatannya diwujudkan melalui kegiatan rutin Jumat Berkah, yakni pembagian makanan kepada jemaah dan masyarakat setiap hari Jumat.

Lurah Anduring, Rendra Arivally, mengapresiasi gagasan yang lahir dari jemaah dan pengurus Masjid Al Bahri tersebut. Menurutnya, SABAR memberikan manfaat sekaligus karena membantu menjaga kebersihan lingkungan dan dapat mendukung kegiatan ekonomi berbasis umat.

"Semoga inovasi ini menjadi pilot project bagi masjid-masjid lain untuk sama-sama bisa direplikasi, sehingga ikut membantu pengurangan jumlah sampah anorganik ke TPA. Selain itu, inovasi ini mencegah penyakit dari kebiasaan suka menumpuk-numpuk barang yang masih bisa dimanfaatkan," ujar Rendra.

Pengurus Masjid Al Bahri juga mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam program tersebut. Pengelolaan barang sedekah dilakukan oleh kelompok khusus yang bertugas mengumpulkan serta memilah barang secara teratur dan transparan.

"Kami dari pengurus Masjid Al Bahri mengajak dan mengimbau kepada bapak-bapak, ibu-ibu jemaah bahwasanya di Masjid Al Bahri ada program SABAR, yakni sedekah barang bekas yang bernilai yang gunanya untuk kemaslahatan umat dan masjid. Agar seluruh barang-barang bekas yang ada di rumah, yang tidak berguna, yang tidak bermanfaat, agar dapat dibawa ke masjid sambil salat berjemaah, disedekahkan kepada kelompok pengelola pemilah barang bekas di Masjid Al Bahri," imbau salah seorang pengurus masjid.

Program SABAR menunjukkan bahwa fungsi masjid dapat diperluas sebagai ruang pemberdayaan masyarakat dan edukasi lingkungan, selain menjadi tempat menjalankan aktivitas ibadah. Inisiatif dari Kelurahan Anduring ini diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi masjid maupun komunitas lain untuk mengembangkan gerakan serupa dalam mengurangi sampah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update