![]() |
| Salah satu pesawat milik Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia di BIM. |
Padang, Rakyatterkini.com – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Barat (Sumbar) selama Juli 2026 mengalami penurunan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, jumlah kunjungan tercatat sebanyak 6.377, turun 9,90 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 7.078 kunjungan.
Malaysia masih menjadi negara asal wisman dengan jumlah kunjungan terbanyak ke Sumbar. Pada Juli 2026, tercatat 4.277 kunjungan dari negara tersebut. Berikutnya adalah Australia sebanyak 364 kunjungan, Singapura 176 kunjungan, Amerika Serikat 147 kunjungan, Prancis 106 kunjungan, serta Belanda sebanyak 78 kunjungan.
BPS Sumbar mencatat, dari 10 negara dengan jumlah kunjungan terbesar, wisatawan asal Belanda mengalami pertumbuhan paling tinggi secara bulanan. Jumlah kunjungan dari negara tersebut meningkat 200 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Berbeda dengan wisman, mobilitas wisatawan nusantara (wisnus) menuju berbagai kabupaten/kota di Sumbar justru menunjukkan pertumbuhan. Sepanjang Juli 2026, jumlah perjalanan wisnus ke Sumbar mencapai 2.145.772 perjalanan, naik 3,11 persen dibandingkan Juni yang berada di angka 2.080.998 perjalanan.
Jika dibandingkan dengan Juli 2025, perjalanan wisnus juga tumbuh 10,71 persen.
Berdasarkan daerah tujuan, pertumbuhan perjalanan wisnus di 10 kabupaten/kota dengan jumlah kunjungan tertinggi menunjukkan perbedaan. Kota Padang mencatat kenaikan bulanan paling besar, yakni 12,10 persen.
Pertumbuhan juga terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan sebesar 5,46 persen, Kota Bukittinggi 4,62 persen, Kota Payakumbuh 4,58 persen, serta Kabupaten Solok sebesar 2,95 persen.
Sementara itu, penurunan bulanan paling besar terjadi pada perjalanan wisnus menuju Kabupaten Tanah Datar yang berkurang 3,12 persen. Kabupaten Dharmasraya juga mengalami penurunan sebesar 3,11 persen.
Meski demikian, secara tahunan seluruh kabupaten/kota yang masuk dalam 10 besar tujuan perjalanan wisnus mengalami pertumbuhan. Kabupaten Dharmasraya mencatat kenaikan tertinggi, yaitu 29,09 persen. Disusul Kabupaten Limapuluh Kota yang meningkat 19,75 persen.
Dari sisi daerah asal perjalanan, jumlah perjalanan wisnus yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sumbar selama Juli 2026 mencapai 1.921.716 perjalanan. Angka tersebut meningkat 2,79 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Hampir seluruh daerah yang masuk dalam 10 besar asal perjalanan mengalami pertumbuhan secara bulanan. Kabupaten Pesisir Selatan mencatat kenaikan tertinggi dengan pertumbuhan 16,14 persen.
Kenaikan lainnya terjadi pada perjalanan yang berasal dari Kabupaten Pasaman Barat sebesar 10,43 persen dan Kabupaten Dharmasraya sebesar 6,72 persen. Sebaliknya, perjalanan wisnus yang berasal dari Kota Padang turun 2,94 persen dibandingkan Juni 2026.
Dalam perbandingan tahunan, sebagian besar daerah yang masuk dalam 10 besar asal perjalanan juga mengalami peningkatan. Kabupaten Sijunjung mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni 29,66 persen.
Sementara itu, Kabupaten Solok menjadi daerah dengan penurunan terdalam secara tahunan. Jumlah perjalanan wisnus dari daerah tersebut turun 6,06 persen dibandingkan Juli 2025.(da*)


