Notification

×

Iklan

Kabut Asap Selimuti Sumbar, Udara Memburuk

Rabu, 16 September 2026 | 12:37 WIB Last Updated 2026-09-16T05:37:00Z

Kabut Tebal Masih Selimuti Sumbar, Pasaman Barat Waspada Hujan Lebat

Pasbar, Rakyatterkini.com  – Kabut asap kiriman akibat kebakaran lahan masih menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Barat hingga Rabu (16/9/2026). Kondisi tersebut turut menyebabkan kualitas udara memburuk sehingga masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker dianjurkan untuk membantu mengurangi paparan polusi udara.

Pada Rabu pagi, sekitar pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, sejumlah wilayah bagian barat Sumbar diperkirakan mengalami hujan. Pasaman Barat diprediksi diguyur hujan dengan intensitas sedang pada pukul 07.00 WIB, kemudian berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir sekitar pukul 10.00 WIB.

Suhu udara di Sumbar diperkirakan berada pada kisaran 18–32 derajat Celsius. Suhu terendah terjadi di wilayah Bukittinggi, yakni 18–25 derajat Celsius, sedangkan suhu tertinggi diperkirakan berada di Kepulauan Mentawai dengan kisaran 27–32 derajat Celsius.

Pada siang hingga sore hari, kondisi udara kabur diprediksi masih terjadi di hampir seluruh wilayah Sumbar. Hujan ringan berpeluang turun di Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Tanah Datar, serta Kabupaten Solok.

Memasuki malam hingga dini hari, mulai pukul 19.00 WIB hingga 04.00 WIB, kabut tebal diperkirakan kembali mendominasi sebagian besar wilayah Sumbar. Angin dengan kecepatan paling tinggi diprediksi terjadi di Mentawai mencapai 31 kilometer per jam dan Pesisir Selatan sekitar 23 kilometer per jam.

Sementara itu, tingkat kelembapan udara di Sumbar diperkirakan berada pada rentang 49 hingga 99 persen.

Dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, hanya Dharmasraya dan Solok Selatan yang diperkirakan mengalami kondisi cerah berawan. Wilayah lainnya diprediksi menghadapi kabut maupun udara kabur.

Kondisi kualitas udara di Kota Padang juga menjadi perhatian. Berdasarkan data Indeks Kualitas Udara IQAir yang tercantum dalam informasi tersebut, Padang berada pada angka 903 AQI US atau kategori berbahaya. Konsentrasi polutan utama PM2.5 dilaporkan mencapai 528 µg/m³.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update