Notification

×

Iklan

Eka Putra: Guru Tak Hanya Mengajar, Tapi Harus Mampu Memahami Hati Anak Didik

Sabtu, 19 September 2026 | 06:54 WIB Last Updated 2026-09-18T23:55:53Z

Bupati Tanah Datar, menghadiri Seminar Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru, Literasi serta Digitalisasi Pembelajaran Menyongsong Pembelajaran Bermutu se-Kabupaten Tanah Datar, Jumat (18/9/2026).

Tanah Datar, Rakyatterkini.com – Guru tidak cukup hanya menguasai ilmu dan piawai menyampaikan pelajaran. Lebih dari itu, seorang pendidik dituntut mampu memahami karakter dan psikologis anak didiknya.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra saat membuka Seminar Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru, Literasi serta Digitalisasi Pembelajaran Menyongsong Pembelajaran Bermutu se-Kabupaten Tanah Datar, Jumat (18/9/2026).

Seminar yang berlangsung selama dua hari itu diikuti sekitar 700 kepala sekolah dan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD hingga SMA se-Kabupaten Tanah Datar.

Eka Putra mengapresiasi antusiasme para tenaga pendidik yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran ratusan guru dan kepala sekolah menjadi bukti kuat bahwa dunia pendidikan Tanah Datar terus berupaya beradaptasi dengan perkembangan zaman.

"Melihat antusias para guru dan kepala sekolah untuk hadir, membuktikan semangat untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat literasi, mengembangkan kemampuan digital yang muaranya bisa meningkatkan pembelajaran yang baik dan ideal bagi peserta didik," ujar Eka Putra.

Ia mengatakan, tugas seorang guru bukanlah pekerjaan sederhana. Terlebih bagi guru perempuan yang harus menjalankan banyak peran sekaligus, baik sebagai pendidik di sekolah maupun sebagai ibu dan istri di lingkungan keluarga.

"Di rumah menjadi ibu dan istri, setiba di sekolah menjadi guru dan menghadapi berbagai karakter siswa dan siswinya. Di sinilah dibutuhkan peningkatan kompetensi diri, tidak hanya kompetensi ilmu, namun juga peningkatan kompetensi hati," katanya.

Menurut Eka Putra, penguasaan ilmu memang menjadi modal bagi seorang guru untuk mengajar. Namun, kemampuan memahami perasaan dan kondisi psikologis peserta didik juga tidak kalah penting.

"Ilmu membuat seorang guru mengajar, hati mampu membuat guru memahami psikologis anak didik," ungkapnya.

Karena itu, ia berharap seminar tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan peningkatan kapasitas secara teknis, tetapi juga menjadi ruang bagi para guru untuk memperkuat cara berinteraksi dan memahami peserta didik.

"Melalui seminar ini diharapkan semakin meningkatkan kompetensi kita, bukan hanya menjadi guru yang semakin baik dan pintar mengajar, tetapi bagaimana bisa memahami anak didiknya," tutur Eka Putra.

Ia menambahkan, hubungan antara guru dan murid dapat meninggalkan kesan yang jauh lebih lama dibandingkan materi pelajaran yang disampaikan di ruang kelas.

"Bisa jadi anak-anak akan lupa ilmu yang diberikan, namun anak didik tidak akan lupa bagaimana guru memperlakukan mereka selama di sekolah," katanya.

Di hadapan para pendidik, Bupati Eka Putra juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian seluruh tenaga pendidik yang selama ini ikut menjaga masa depan generasi muda Tanah Datar.

Ia berharap semangat para guru untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dapat menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembelajaran yang semakin bermutu.

Ketua Pelaksana Metria Eliza dalam laporannya menyampaikan seminar tersebut digelar selama dua hari dengan jumlah peserta sekitar 700 orang.

"Hari pertama dihadiri lebih kurang 500 peserta dan selebihnya di hari kedua, yang merupakan kepala sekolah dan guru dari tingkatan PAUD sampai SMA se-Kabupaten Tanah Datar," jelasnya.

Metria menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tanah Datar dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, seminar digelar sebagai respons terhadap tantangan dunia pendidikan yang semakin erat dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi.

"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dan kepala sekolah, terutama dalam memahami teknologi di era digital saat ini," sampainya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang diwakili Dirjen PAUD Gogot Suharwoto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Bupati Eka Putra atas dukungan terhadap kegiatan tersebut.

"Saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Tanah Datar atas dukungannya, karena kegiatan ini sesuai visi dan misi Bapak Menteri, di mana literasi merupakan kunci dari pembelajaran," ujarnya secara virtual.

Gogot juga menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus memberikan dukungan terhadap sektor pendidikan di daerah. Untuk Tanah Datar, pada tahun ini disebut menerima bantuan sekitar Rp78 miliar.

Ia menyebut pelaksanaan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung Instruksi Presiden dalam penguatan sektor pendidikan. (farid)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update