Padang Aro, Rakyatterkini.com – Sebanyak 64 satuan pendidikan di Kabupaten Solok Selatan mendapat program revitalisasi dari pemerintah pusat pada 2026. Program tersebut mencakup jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Revitalisasi Satuan Pendidikan Bantuan Pemerintah Pusat Tahun 2026 ini merupakan program yang diarahkan untuk memperbaiki sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas dan infrastruktur pendidikan.
Sampai akhir September 2026, sebanyak 52 sekolah telah menyelesaikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Total nilai anggaran yang dialokasikan untuk sekolah-sekolah tersebut mencapai sekitar Rp32,5 miliar.
Sementara 12 sekolah lainnya masih menyelesaikan tahapan administrasi. Setelah seluruh dokumen persyaratan terpenuhi, proses tersebut akan dilanjutkan dengan penandatanganan PKS.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan, Hamudis, menyampaikan bahwa program pemerintah pusat tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperluas pemerataan fasilitas pendidikan. Sasaran utamanya adalah sekolah yang membutuhkan perbaikan maupun peningkatan sarana dan prasarana.
“Dari 52 sekolah yang sudah menandatangani PKS, terdapat 33 TK dengan anggaran sekitar Rp12,8 miliar, 11 SD dengan alokasi Rp11,5 miliar, dan delapan SMP dengan anggaran sekitar Rp8,1 miliar,” ujar Hamudis dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan revitalisasi saat ini sudah mulai berjalan. Tim yang terlibat masih melakukan verifikasi untuk mengetahui kebutuhan setiap sekolah sekaligus memeriksa kondisi fasilitas yang mengalami kerusakan.
Menurut Hamudis, verifikasi menjadi tahapan penting agar kebutuhan masing-masing sekolah dapat dipetakan secara tepat. Dengan demikian, pelaksanaan pekerjaan dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan dan ketentuan program yang berlaku.
Program revitalisasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, layak, dan nyaman bagi siswa. Selain mendukung peningkatan layanan pendidikan, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia Solok Selatan yang berkarakter, produktif, dan memiliki daya saing.(Alwis)


