Jakarta, Rakyatterkini.com – Tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa menambah duka bagi masyarakat Jawa Barat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat sebanyak 23 warga asal provinsi tersebut menjadi korban dalam kecelakaan kapal itu.
Dari jumlah tersebut, 22 orang diketahui merupakan warga Kabupaten Garut, sedangkan satu korban lainnya berasal dari Kabupaten Cianjur. Sebanyak 12 warga berhasil diselamatkan dan kini berada di Banjarmasin. Sementara itu, 11 warga Garut lainnya masih belum ditemukan dan terus dicari oleh tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan Pemprov Jabar telah menyiapkan bantuan bagi seluruh korban, baik mereka yang selamat maupun korban yang nantinya dinyatakan meninggal dunia.
Bagi 12 korban yang berhasil selamat, pemerintah daerah memberikan uang tunggu sebesar Rp7 juta untuk setiap orang. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu mengganti pendapatan yang hilang sekaligus mendukung kebutuhan selama proses kepulangan dari Banjarmasin.
“Setiap korban selamat mendapatkan Rp7 juta. Sebanyak Rp2 juta digunakan untuk membeli tiket pesawat, Rp1 juta sebagai bekal selama berada di Banjarmasin, sedangkan Rp4 juta dapat dibawa pulang untuk keluarga,” ujar Dedi Mulyadi, Selasa (15/9/2026).
Selain bantuan bagi korban selamat, Pemprov Jawa Barat juga menyiapkan santunan duka sebesar Rp25 juta bagi setiap warga Jabar yang nantinya dinyatakan meninggal dunia.
11 Warga Garut Masih dalam Pencarian
Dedi yang akrab disapa KDM menyebutkan, Pemprov Jawa Barat terus berkoordinasi dengan tim SAR gabungan di Banjarmasin untuk mendapatkan informasi terbaru terkait pencarian 11 warga Garut yang hingga kini belum ditemukan.
Ia berharap seluruh proses pencarian dapat berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi keluarga korban. Dedi juga menyampaikan harapan agar kecelakaan KMP Virgo Transport 8 menjadi kejadian terakhir yang menimbulkan korban dalam kecelakaan transportasi laut di Indonesia.(da*)


