Sawahlunto, Rakyatterkini.com – Senyum dan keceriaan 115 anak mewarnai kegiatan sunatan massal yang digelar Pemerintah Kota Sawahlunto bersama TP-PKK dan komunitas sosial Indo Jalito Peduli (IJP), Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang dibuka Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra tersebut bukan sekadar memberikan layanan kesehatan gratis. Di baliknya, terselip semangat berbagi dan kepedulian untuk membantu meringankan beban masyarakat.
Sebanyak 115 anak tercatat sebagai peserta. Selain mendapatkan layanan sunatan secara gratis, mereka juga menerima kain sarung dan bingkisan. Panitia turut menyediakan jajanan untuk membuat suasana kegiatan lebih nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak.
Menariknya, jajanan yang disediakan panitia sekaligus menjadi bagian dari upaya menggerakkan ekonomi masyarakat. Produk kuliner untuk kegiatan tersebut melibatkan pelaku UMKM di Kota Sawahlunto.
Dengan demikian, kegiatan sosial ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada anak-anak peserta, tetapi juga ikut membuka ruang bagi pelaku UMKM kuliner untuk mendapatkan manfaat ekonomi.
Sunatan massal tersebut merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial IJP di Kota Sawahlunto. Sebelumnya, komunitas sosial itu juga telah berkontribusi melalui berbagai kegiatan, di antaranya bantuan bagi UMKM, penyaluran sapi kurban dan kegiatan sosial lainnya.
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IJP atas kepedulian serta kontribusinya terhadap masyarakat Sawahlunto.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TP-PKK dan komunitas sosial merupakan kekuatan penting dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Riyanda juga mengarahkan tim medis dan dokter RSUD Sawahlunto yang bertugas agar memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta.
“Penting juga memastikan anak dan orang tua mendapatkan edukasi yang lengkap mengenai perawatan setelah tindakan. Serta hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan anak,” ujar Riyanda.
Ia berharap kegiatan sosial seperti sunatan massal dapat terus dikembangkan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain meringankan beban keluarga, kegiatan tersebut juga menjadi ruang mempererat hubungan antara pemerintah, komunitas sosial, dunia usaha dan masyarakat dalam membangun Kota Sawahlunto secara bersama-sama.
Bagi 115 anak yang mengikuti sunatan massal, kegiatan itu pun menjadi pengalaman tersendiri. Mereka pulang tidak hanya membawa bingkisan dan kain sarung, tetapi juga perhatian serta kepedulian dari berbagai pihak yang hadir untuk mereka. (benny)

