Notification

×

Iklan

Warga Dadok Tunggul Hitam Keluhkan Drainase

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:22 WIB Last Updated 2026-08-08T09:22:00Z

Salah seorang warga yang mengalami dampak banjir

Padang, Rakyatterkini.com – Banjir kembali merendam sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senin (3/8/2026). Bencana tersebut tidak hanya menggenangi rumah warga, tetapi juga menyebabkan berbagai perabot rumah tangga serta barang elektronik mengalami kerusakan.

Warga menduga kondisi drainase yang tidak kunjung mendapat pembenahan menjadi salah satu faktor utama banjir yang berulang setiap tahun. Salah satu kawasan yang terdampak cukup parah berada di Jalan DPR, Gang Babus Salam, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.

Sehari setelah banjir, Selasa (4/8/2026), warga terlihat bergotong royong membersihkan rumah masing-masing. Lumpur dan sisa air yang masih menggenangi bagian dalam rumah dibersihkan secara bersama-sama.

Letsuarni (63), salah seorang warga setempat, menyebut banjir kali ini merupakan yang terparah sejak ia tinggal di kawasan tersebut. Menurutnya, banjir sebenarnya sudah menjadi kejadian tahunan dan dalam kondisi tertentu dapat terjadi hingga beberapa kali dalam setahun.

“Sudah sering terjadi. Dalam setahun bisa tiga kali banjir. Namun, kali ini yang paling parah,” kata Letsuarni.

Ia menuturkan hujan deras mulai turun sekitar pukul 12.00 WIB. Empat jam kemudian, air mulai masuk ke rumah-rumah warga. Genangan kemudian naik dengan cepat hingga hampir seluruh bagian rumah terendam.

Letsuarni menilai buruknya kondisi saluran drainase menjadi persoalan yang perlu segera ditangani. Drainase yang ada dinilai tidak mampu mengalirkan air secara optimal ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi.

Ia mengaku telah tinggal di kawasan tersebut selama sekitar tiga dekade. Namun, selama itu pula ia belum melihat adanya perbaikan drainase secara menyeluruh.

“Harapan kami drainase atau got ini bisa segera diperbaiki, karena air tidak mengalir dengan lancar,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah segera melakukan pembenahan saluran drainase agar banjir serupa tidak terus berulang dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update