Notification

×

Iklan

Trump Ungkap Alasan Dipindahkan dari Air Force One

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:55 WIB Last Updated 2026-08-12T07:55:00Z

Donald Trump akhirnya mengakui dirinya dievakuasi dari pesawat Air Force One di Turki 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan penjelasan mengenai insiden pemindahan dirinya secara diam-diam dari pesawat kepresidenan Air Force One saat berada di Turki setelah menghadiri KTT NATO.

Trump membenarkan bahwa dirinya dipindahkan oleh personel Dinas Rahasia Amerika Serikat ke pesawat militer lain untuk melanjutkan perjalanan menuju pangkalan udara di Inggris. Ia menegaskan, keputusan tersebut bukan atas inisiatif pribadinya, melainkan bagian dari prosedur keamanan yang telah disiapkan pengawal presiden.

“Mereka meminta saya menggunakan penerbangan dan pesawat lain dengan tingkat keamanan yang sama. Karena mereka menginginkannya, saya mengikuti instruksi tersebut,” ujar Trump kepada wartawan setelah tiba di Pangkalan Gabungan Andrews, dikutip Rabu (12/8/2026).

Proses pemindahan itu dilakukan secara tertutup dan hanya diketahui oleh sejumlah pejabat serta staf tertentu. Bahkan, para jurnalis yang berada di dalam pesawat diminta menutup jendela sehingga tidak mengetahui aktivitas di luar.

Trump kemudian dibawa menuju pesawat militer menggunakan kendaraan katering yang biasanya digunakan untuk memasok kebutuhan makanan pesawat. Ia mengaku mengetahui adanya ancaman keamanan, tetapi tidak mendapat banyak informasi mengenai detailnya.

“Saya menduga ada ancaman. Saya tidak terlalu banyak bertanya karena saya memang sering menerima ancaman,” kata Trump.

Ketika ditanya mengapa sejumlah penumpang lain, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, tetap berada di Air Force One, Trump tidak memberikan penjelasan pasti. Ia justru mengatakan pesawat yang ditumpanginya kemungkinan menghadapi risiko yang lebih besar.

Trump sebelumnya menghadiri KTT NATO di Turki menggunakan Boeing 747 yang merupakan hadiah dari Qatar. Sebelum meninggalkan Turki, ia sempat menyampaikan bahwa dirinya akan menggunakan pesawat lama untuk menuju lokasi pengisian bahan bakar agar personel militer Amerika Serikat di Inggris dapat melihat pesawat baru tersebut.

Dalam tayangan televisi, Trump memang terlihat menaiki Air Force One lama berwarna biru-putih. Namun, setelah beberapa saat berada di dalamnya, ia keluar melalui sisi lain pesawat dan kemudian dibawa menggunakan kendaraan katering menuju pesawat C-32A milik Angkatan Udara AS.

Trump kemudian melanjutkan penerbangan ke Inggris menggunakan pesawat tersebut. Sejumlah pejabat turut mendampinginya, termasuk Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

Sesampainya di pangkalan militer Inggris, Trump kembali menggunakan Air Force One dan naik ke pesawat tersebut secara diam-diam sehingga tidak banyak orang yang mengetahui proses perpindahannya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update