Notification

×

Iklan

Tol Sicincin–Bukittinggi Diperkirakan Rampung 5 Tahun

Jumat, 07 Agustus 2026 | 09:22 WIB Last Updated 2026-08-07T02:22:00Z

Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi

Padang Panjang, Rakyatterkini.com - Pembangunan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi diperkirakan membutuhkan waktu yang cukup panjang. Vice President Engineering PT Hutama Karya, Halim Wiranata, menyebut proses penyelesaian proyek tersebut diprediksi memakan waktu sekitar lima tahun apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.

Menurut Halim, lamanya masa konstruksi disebabkan adanya pembangunan terowongan yang memerlukan teknik dan penanganan khusus. Untuk ruas Sicincin hingga Padang Panjang, pekerjaan diperkirakan berlangsung sekitar 4,5 hingga 5 tahun karena kompleksitas pembangunan terowongan.

Sementara itu, ruas Padang Panjang menuju Bukittinggi diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga tahun apabila tidak mengalami hambatan berarti.

Ia menjelaskan, apabila kedua ruas tersebut dikerjakan secara bersamaan, Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi berpotensi selesai dalam waktu sekitar lima tahun. 

Namun, jika pembangunan ruas Padang Panjang–Bukittinggi baru dimulai setelah ruas Sicincin–Padang Panjang rampung, maka total waktu penyelesaian proyek bisa mencapai sekitar delapan tahun.

Meski demikian, estimasi tersebut bergantung pada kelancaran proses pembangunan di lapangan. Apabila muncul berbagai kendala, jadwal penyelesaian proyek berpotensi mengalami keterlambatan.

Hingga kini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat masih belum menetapkan jalur atau trase final Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi. Di sisi lain, sejumlah nagari di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang telah menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan tol yang melintasi wilayah mereka.

Penolakan tersebut dilatarbelakangi berbagai alasan, di antaranya karena jalur tol dinilai akan melewati kawasan adat, membelah wilayah nagari, melintasi tanah ulayat, serta sejumlah pertimbangan lainnya dari masyarakat setempat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update