Padang Panjang, Rakyatterkini.com – Memperingati satu tahun berdirinya Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB), Kodim 0307/Tanah Datar bersama Pemerintah Kota Padang Panjang melaksanakan kegiatan penghijauan melalui penanaman rumpun bambu dan berbagai jenis pohon produktif. Aksi tersebut berlangsung di kawasan Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana itu dihadiri Wali Kota Padang Panjang H. Hendri Arnis, BSBA, Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., serta Wakil Wali Kota Alex Saputra. Sejumlah unsur Forkopimda, personel TNI-Polri, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Persit, kalangan pendidikan, hingga masyarakat turut berpartisipasi.
Letkol Arm Hendriyana mengatakan gerakan penghijauan tersebut dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Sumatra Barat dan Jambi. Penanaman diprioritaskan pada daerah yang dinilai memiliki tingkat kerawanan terhadap bencana longsor.
Menurutnya, penghijauan bukan hanya bertujuan memperbaiki kondisi lingkungan, tetapi juga menjadi salah satu langkah preventif untuk mengurangi potensi bencana. Keberadaan bambu dan pohon produktif diharapkan dapat membantu memperkuat struktur tanah sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.
Selain manfaat ekologis, tanaman yang ditanam juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan melalui keterlibatan berbagai pihak.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang digagas Kodim 0307/Tanah Datar tersebut. Ia menilai penghijauan merupakan bentuk investasi jangka panjang yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.
Menurut Hendri, keberadaan pohon memiliki banyak fungsi, mulai dari membantu menjaga kualitas udara, mengatur tata air, mengurangi erosi, hingga mendukung keindahan kawasan perkotaan. Oleh sebab itu, gerakan penanaman pohon perlu dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi tanggung jawab bersama.
Ia menambahkan, program penghijauan tersebut sejalan dengan arah pembangunan Padang Panjang yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi ancaman perubahan iklim dan potensi bencana alam.
Kegiatan kemudian diisi dengan penanaman bibit secara bersama-sama oleh jajaran Forkopimda, perwakilan instansi, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat. Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga lingkungan dan kelestarian alam di Kota Padang Panjang.(da*)


