Padang, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kota Padang melalui tim gabungan terus melakukan proses penyelamatan terhadap warga yang terdampak banjir .
Tim yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait dikerahkan ke sejumlah lokasi yang terendam untuk mengevakuasi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Padang sejak siang hari, sehingga menyebabkan genangan di sejumlah kawasan permukiman.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), menyampaikan bahwa proses evakuasi masih berlangsung di beberapa titik yang terdampak.
Sampai pukul 21.10 WIB, petugas berhasil menyelamatkan lima warga yang berada di sekitar Masjid Nurul Fallah, RT 03 RW 04, Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah. Korban yang dievakuasi terdiri atas dua balita dan tiga orang dewasa.
Menurut Hendri, tim masih berada di lokasi untuk memastikan seluruh warga yang membutuhkan pertolongan dapat dievakuasi dengan aman. Kawasan Air Pacah menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak banjir cukup berat akibat tingginya genangan air.
Ia menjelaskan, setelah menerima laporan dari masyarakat, personel gabungan segera menuju lokasi dan melakukan penyelamatan terhadap warga yang sempat terjebak banjir.
Operasi evakuasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Kota Padang, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, pihak kecamatan dan kelurahan, Kelompok Siaga Bencana (KSB), relawan kebencanaan, hingga masyarakat yang turut membantu proses penyelamatan.
Hingga malam hari, petugas masih disiagakan di sejumlah titik rawan banjir guna merespons dengan cepat apabila terdapat laporan warga lain yang membutuhkan bantuan evakuasi.(da*)


