Notification

×

Iklan

Tiga Alat Berat Normalisasi Sungai Pasca Banjir Padang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:16 WIB Last Updated 2026-08-05T17:16:00Z

Sebanyak tiga unit alat berat menormalisasi aliran sungai

Padang, Rakyatterkini.com  – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengerahkan tiga unit alat berat untuk menormalkan aliran sungai yang berubah akibat terjangan banjir di Kota Padang. Pekerjaan tersebut telah dimulai sejak Selasa (4/8/2026) malam sebagai upaya mempercepat pemulihan pascabanjir.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang sebelumnya meninjau langsung lokasi terdampak banjir di kawasan Batang Guo, Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji.

Dari tiga alat berat yang dioperasikan, dua unit berasal dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumbar, sementara satu unit lainnya disediakan oleh Pemerintah Kota Padang. 

Seluruh alat berat difokuskan untuk mengembalikan aliran sungai ke jalur semula setelah bergeser akibat derasnya arus banjir. Selain itu, pekerjaan ini juga bertujuan membuka kembali akses jalan warga yang sempat terputus.

Kepala Dinas SDABK Sumatera Barat, Rifda Suriani, mengatakan pengerahan alat berat dilakukan segera setelah menerima instruksi dari Gubernur saat melakukan peninjauan lapangan pada Selasa siang. Menurutnya, tim langsung bergerak agar proses penanganan tidak mengalami keterlambatan.

Ia menyampaikan bahwa ketiga alat berat sudah mulai beroperasi sejak malam hari guna mempercepat proses normalisasi sungai dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan banjir.

Rifda menjelaskan, perubahan arah aliran sungai menyebabkan air meluap hingga melewati badan jalan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat. Oleh sebab itu, normalisasi sungai menjadi prioritas untuk mengurangi potensi banjir susulan sekaligus mempercepat pemulihan kondisi di wilayah terdampak.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pembersihan material yang menghambat aliran air agar sungai kembali mengalir di jalur aslinya. Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan harapan akses masyarakat dapat segera pulih.

Sebelumnya, Gubernur Mahyeldi Ansharullah telah meninjau langsung kawasan Batang Guo di Kecamatan Kuranji dan meminta Dinas SDABK segera mengambil langkah cepat melalui pengerahan alat berat guna memulihkan kondisi sungai serta mencegah dampak banjir semakin meluas.

Di samping normalisasi sungai, Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Pemerintah Kota Padang juga terus menjalankan penanganan darurat. Upaya tersebut meliputi pendataan kerusakan, pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, hingga percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir.

Rifda menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen untuk terus melakukan penanganan hingga kondisi benar-benar pulih sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update