Notification

×

Iklan

Tabung CNG 3 Kg Mulai Diuji Pekan Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:19 WIB Last Updated 2026-08-12T06:19:00Z

Pemerintah akan segera menguji penggunaan tabung Compressed Natural Gas (CNG)

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah akan segera menguji penggunaan tabung Compressed Natural Gas (CNG) berkapasitas 3 kilogram sebagai alternatif Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut pengujian kepada masyarakat dijadwalkan berlangsung mulai pekan depan.

Saat ini, tabung CNG 3 kg yang dijuluki CNG Merah Putih masih menjalani tahap pemeriksaan akhir di Laboratorium Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan sebelum tabung digunakan secara langsung oleh masyarakat.

“Uji coba pekan depan. Nanti saya cek dulu,” kata Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyampaikan bahwa rangkaian pengujian tabung CNG 3 kg di Lemigas telah selesai dan hasilnya menunjukkan tabung tersebut aman untuk digunakan.

Tahap berikutnya, pemerintah berencana melakukan uji coba langsung di sejumlah kota besar. Salah satu wilayah yang sebelumnya disebut menjadi lokasi awal pengujian adalah Jawa Barat. Meski demikian, pemerintah masih mematangkan mekanisme pelaksanaannya.

Laode menegaskan bahwa kegiatan tersebut belum masuk tahap penjualan kepada masyarakat. Pemerintah terlebih dahulu ingin melihat hasil penerapan tabung CNG melalui uji coba terbatas.

“Ini bukan dipasarkan, tetapi masih sebatas uji coba. Skemanya masih kami bahas,” ujar Laode.

Pemerintah juga belum menetapkan jumlah tabung yang akan disalurkan dalam tahap pengujian. Menurut Laode, prioritas utama saat ini adalah memastikan keamanan produk sekaligus menyusun mekanisme distribusi yang tepat kepada masyarakat.

“Angkanya belum kami bahas. Yang terpenting sekarang adalah memastikan keselamatan dan menyiapkan mekanisme agar penggunaannya bisa diterapkan di masyarakat,” katanya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update