Notification

×

Iklan

Sumbar Raih Penghargaan Investasi Panas Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 | 05:22 WIB Last Updated 2026-08-23T22:22:00Z

Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi mewakili Gubernur menerima penghargaan

Jakarta, Rakyatterkini.com — Dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terhadap pengembangan investasi energi panas bumi mendapat penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pemprov Sumbar dinilai aktif mendorong investasi sektor panas bumi dan menerima penghargaan sebagai Pemerintah Provinsi Pendukung Investasi Panas Bumi.

Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar) Arry Yuswandi yang mewakili Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (20/8/2026).

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyebut penghargaan itu menjadi bentuk pengakuan terhadap kebijakan pemerintah daerah dalam mengembangkan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.

Menurut Mahyeldi, pemanfaatan energi bersih tidak hanya berperan dalam memperkuat ketahanan energi, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mendorong investasi serta meningkatkan nilai ekonomi bagi daerah dan masyarakat.

“Pengembangan energi bersih harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Mahyeldi, Minggu (23/8/2026).

Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi Pemprov Sumbar untuk semakin serius mendukung pengembangan investasi panas bumi di daerah.

Arry menegaskan, pemerintah provinsi akan terus meningkatkan koordinasi serta memberikan fasilitasi sesuai kewenangan daerah. Langkah tersebut dilakukan agar potensi panas bumi dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian serta kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan aspek lingkungan.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Helmi Heriyanto, menjelaskan bahwa Sumatera Barat memiliki potensi panas bumi yang tersebar di berbagai daerah. Berdasarkan data Badan Geologi Kementerian ESDM, terdapat 22 titik sumber daya panas bumi di wilayah Sumbar.

Salah satu kawasan yang saat ini memasuki proses pengembangan lebih lanjut adalah wilayah panas bumi Cubadak Panti yang berada di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) telah memperoleh Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) dengan perkiraan awal possible reserve mencapai 77 MWe.

Helmi menjelaskan, kegiatan survei dan eksplorasi diperlukan untuk memastikan besarnya potensi sumber daya sekaligus menilai kelayakan pengembangan panas bumi di wilayah tersebut.

“Survei dan eksplorasi merupakan tahapan penting untuk memperoleh kepastian mengenai potensi sumber daya dan kelayakan pengembangannya. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung koordinasi dan fasilitasi agar proses pengembangan dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Pemprov Sumbar menilai penghargaan dari Kementerian ESDM bukanlah tujuan akhir, melainkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas dukungan terhadap investasi energi bersih.

Ke depan, pemerintah daerah akan memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat agar potensi panas bumi mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Sumatera Barat sekaligus berkontribusi terhadap percepatan transisi energi nasional.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update