Notification

×

Iklan

Sumbar Dukung Evaluasi Geopark Silokek

Senin, 17 Agustus 2026 | 08:44 WIB Last Updated 2026-08-17T01:53:01Z

Sekda Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menyambut kedatangan Tim Evaluator UNESCO 

Padang, Rakyatterkini.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan evaluasi Aspiring UNESCO Global Geopark (UGGp) Ranah Minang Silokek di Kabupaten Sijunjung. 

Evaluasi tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat peluang kawasan Geopark Silokek untuk memperoleh pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbar, Arry Yuswandi, menyambut langsung Tim Evaluator UNESCO bersama Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) yang tiba di VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (16/8/2026).

Arry menyampaikan bahwa pemerintah provinsi menyambut positif kedatangan tim evaluator yang akan melakukan validasi terhadap status Aspiring UGGp Ranah Minang Silokek. 

Pemprov Sumbar juga memastikan dukungan terhadap seluruh tahapan evaluasi agar berlangsung lancar dan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai potensi serta tata kelola geopark tersebut.

“Kami menyambut baik kedatangan tim evaluator UNESCO dan KNGI. Ini menjadi kesempatan untuk memperlihatkan berbagai potensi yang dimiliki Ranah Minang Silokek sekaligus mengetahui sejauh mana pengelolaannya telah sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujar Arry.

Ia menjelaskan, evaluasi bukan semata-mata bertujuan mendapatkan pengakuan di tingkat internasional. Lebih dari itu, proses tersebut diharapkan memastikan keberadaan geopark mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pariwisata berkelanjutan, perlindungan lingkungan dan budaya, serta peningkatan perekonomian warga di sekitar kawasan.

“Yang utama adalah memastikan geopark tidak berhenti pada status atau pengakuan saja, tetapi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Menurut Arry, Ranah Minang Silokek memiliki berbagai keunggulan, mulai dari kekayaan geologi, keanekaragaman hayati hingga warisan budaya. Seluruh potensi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Karena itu, evaluasi UNESCO diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menunjukkan berbagai program yang telah dilakukan dalam menjaga sekaligus mengembangkan kawasan Geopark Silokek.

“Potensi geologi, biodiversitas, dan kekayaan budaya harus terus dilindungi. Di sisi lain, seluruh potensi itu juga perlu dikembangkan agar dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi bagi masyarakat,” lanjutnya.

Tim Evaluator UNESCO bersama KNGI dijadwalkan melaksanakan proses validasi Aspiring UGGp Ranah Minang Silokek selama lima hari, mulai 16 hingga 21 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, tim akan menilai berbagai aspek pengelolaan geopark yang berada di Kabupaten Sijunjung.

Sebelumnya, UNESCO telah menyusun agenda evaluasi Aspiring UGGp serta revalidasi UNESCO Global Geopark untuk sejumlah geopark di Indonesia pada 2026. Ranah Minang Silokek menjadi salah satu kawasan yang masuk dalam agenda tersebut dan saat ini masih menyandang status Aspiring UNESCO Global Geopark.

Arry berharap seluruh unsur terkait dapat memberikan dukungan maksimal selama proses evaluasi. Ia juga menilai kegiatan tersebut sebagai kesempatan penting untuk memperoleh saran dan masukan yang dapat digunakan dalam meningkatkan pengelolaan Geopark Ranah Minang Silokek.

“Kami berharap evaluasi berlangsung lancar. Berbagai masukan dari evaluator nantinya akan menjadi bahan penting bagi pemerintah dan pengelola untuk melakukan perbaikan serta meningkatkan kualitas tata kelola geopark ke depan,” pungkas Arry. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update