Padang, Rakyatterkini.com – Upaya meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan dan keselamatan kerja (K3) terus dilakukan sejumlah perusahaan di Sumatera Barat. Salah satunya melalui pemeriksaan kesehatan rutin bagi para pekerja.
Semen Padang Hospital (SPH) turut mendukung langkah tersebut dengan menyediakan layanan konsultasi medis lanjutan bagi karyawan PT HK-HKI KSO setelah menjalani Medical Check Up (MCU).
Sebanyak 120 pekerja PT HK-HKI KSO mengikuti konsultasi secara bertahap di SPH. Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut dari pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang sebelumnya telah mereka jalani di rumah sakit tersebut.
Unit Patient Relation Semen Padang Hospital, Mia Asnul, mengatakan konsultasi diberikan agar setiap peserta memperoleh penjelasan yang lebih mudah dipahami mengenai kondisi kesehatannya. Dalam sesi tersebut, peserta dapat berdiskusi langsung dengan dokter umum mengenai hasil pemeriksaan masing-masing.
"Konsultasi ini membantu peserta memahami kondisi kesehatan, mengetahui hasil pemeriksaan yang membutuhkan perhatian, sekaligus memperoleh arahan mengenai langkah yang sebaiknya dilakukan berikutnya," ujar Mia saat dihubungi di Padang beberapa waktu lalu.
Menurutnya, komunikasi langsung antara dokter dan pasien menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Sebab, hasil pemeriksaan laboratorium umumnya memuat berbagai istilah medis yang tidak selalu mudah dipahami oleh masyarakat.
Dengan adanya konsultasi, peserta tidak hanya menerima hasil pemeriksaan secara tertulis. Mereka juga memiliki kesempatan untuk menanyakan berbagai hal kepada tenaga medis, termasuk keluhan kesehatan maupun kemungkinan risiko penyakit tertentu.
Mia berharap setiap peserta dapat mengetahui aspek kesehatan yang perlu dipertahankan, diperbaiki, ataupun mendapat pemeriksaan lebih lanjut berdasarkan hasil MCU.
SPH sendiri terus mengembangkan perannya sebagai mitra kesehatan bagi dunia usaha di Sumatera Barat. Sepanjang 2026, rumah sakit tersebut melayani kebutuhan kesehatan karyawan dari berbagai perusahaan, termasuk melalui program pemeriksaan kesehatan preventif.
Layanan MCU dinilai tidak sebatas mendeteksi kondisi kesehatan pekerja. Pemeriksaan tersebut juga dapat menjadi pintu masuk untuk memperoleh edukasi dan konsultasi kesehatan sehingga karyawan semakin memahami kondisi tubuhnya.
"Layanan MCU tidak hanya berhenti pada pemeriksaan. Hasilnya dapat ditindaklanjuti melalui konsultasi dan edukasi kesehatan agar peserta mempunyai pemahaman yang lebih baik tentang kondisi tubuhnya," kata Mia.
Manajemen SPH berharap pemeriksaan kesehatan secara berkala yang dilengkapi konsultasi dapat semakin menumbuhkan kesadaran pekerja mengenai pentingnya deteksi dini. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, karyawan dapat melakukan langkah pencegahan serta menerapkan pola hidup yang lebih sesuai.
Didukung sistem rekam medis yang terintegrasi, SPH menyatakan komitmennya untuk terus menjadi mitra perusahaan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan informatif. Upaya tersebut diharapkan turut mendukung kesehatan sekaligus produktivitas para pekerja.(da*)


