Notification

×

Iklan

Sopir Truk Ditangkap, Kernet Tewas Terlindas

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:47 WIB Last Updated 2026-08-19T10:47:00Z

Polisi saat melakukan olah TKP kernet truk tewas terlindas

Jakarta, Rakyatterkini.com – Polisi menangkap sopir truk berinisial MAS (30) setelah kernetnya, N, meninggal dunia akibat terlindas kendaraan yang dikemudikannya di Jalan Soekarno-Hatta, Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Peristiwa tersebut terjadi ketika keduanya tengah mengantre untuk mengisi bahan bakar solar di sebuah SPBU.

Kejadian itu berlangsung pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. MAS diketahui bersama N, warga Cilegon, Banten, sedang menunggu giliran mengisi solar. Sebelumnya, keduanya sempat tertidur di dalam truk.

Petugas SPBU kemudian membangunkan MAS dan memintanya memindahkan truk ke lokasi pengisian bahan bakar. Tanpa menyadari N masih tertidur di bawah kendaraan, tepatnya di bagian belakang sebelah kiri, MAS langsung menjalankan truk.

Saat kendaraan bergerak, N terlindas hingga meninggal dunia. Setelah mengetahui kejadian tersebut, MAS diduga panik dan tidak membawa korban ke rumah sakit. Jasad N justru diduga diseret dan ditinggalkan di tepi Jalan Soekarno-Hatta, yang lokasinya tidak jauh dari SPBU.

Penemuan jasad tersebut membuat warga dan pengguna jalan sekitar geger. Dari pemeriksaan awal, tubuh korban ditemukan mengalami sejumlah luka, termasuk lebam di bagian dada yang diduga disebabkan terlindas ban kendaraan.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas korban dan mencari kendaraan yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut. Hasil penyelidikan mengarah kepada sebuah truk beserta sopirnya.

MAS akhirnya diamankan polisi di kawasan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Setelah kejadian, sopir tersebut diketahui sempat meneruskan perjalanan.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandar Lampung Ipda Alvira Yunita mengatakan, pihaknya masih menyelidiki secara menyeluruh rangkaian peristiwa tersebut. Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi serta memeriksa MAS untuk mengetahui adanya unsur kelalaian.

Menurut Alvira, kecelakaan tersebut diduga terjadi karena MAS tidak mengetahui keberadaan kernetnya yang sedang tidur di bawah bagian belakang kiri truk ketika kendaraan mulai bergerak.

Sementara itu, jenazah N telah dievakuasi ke instalasi forensik rumah sakit umum daerah untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami kasus tersebut guna memastikan kronologi dan tanggung jawab dalam peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update