Notification

×

Iklan

Prabowo Siapkan Insentif Besar Motor Listrik

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 04:15 WIB Last Updated 2026-08-14T21:15:00Z

Motor listrik nasional.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah berencana memberikan insentif dalam jumlah besar bagi produsen yang mampu mengembangkan dan memproduksi motor listrik di dalam negeri. Kebijakan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato penyampaian RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan.

Meski demikian, pemerintah belum menjelaskan secara rinci mengenai mekanisme dan besaran insentif yang akan diberikan. Prabowo menyebut produsen yang mampu mencapai produksi hingga satu juta unit motor listrik buatan lokal berpeluang memperoleh dukungan insentif tersebut.

Menurut Prabowo, Indonesia saat ini telah memiliki berbagai komponen penting untuk membangun industri kendaraan listrik, termasuk ekosistem baterai dan kendaraan listrik yang semakin berkembang.

Ia menilai penggunaan motor listrik juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Biaya yang harus dikeluarkan pengguna diperkirakan jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan roda dua berbahan bakar minyak.

"Pertama, penghematan bagi rakyat, penghematan bagi keluarga mereka, kita perkirakan mereka akan bayar 50 persen lebih rendah dari pengeluaran yang mereka lakukan sekarang untuk motor BBM bahkan bisa nanti turun hanya 30 persen dari biaya yang mereka keluarkan sekarang," ujar Prabowo.

Selain menekan biaya transportasi masyarakat, pengembangan kendaraan listrik di dalam negeri dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak. Industri ini juga diharapkan mampu menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja Indonesia.

Dalam pengembangan ekosistem motor listrik nasional, sejumlah produsen seperti Alva dan Gesits telah terlibat. Pemerintah juga memperkenalkan Cakra NX1 sebagai salah satu motor listrik nasional, dengan desain yang disebut memiliki kemiripan dengan Alva N3.

Prabowo turut menyampaikan rencana pemberian kemudahan pembelian motor listrik nasional. Pemerintah disebut akan menghapus kebutuhan uang muka serta menyediakan skema cicilan dengan angsuran yang lebih ringan bagi masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update