Notification

×

Iklan

Prabowo Kirim 50.000 Paket Sembako ke NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 00:29 WIB Last Updated 2026-08-16T20:27:35Z

Pesawat yang akan membawa paket Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket sembako

Jakarta, Rakyatterkini.com — Pemerintah bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Presiden RI Prabowo Subianto mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket sembako untuk memenuhi kebutuhan awal warga di wilayah terdampak.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa bantuan tersebut telah diberangkatkan menuju Maumere pada Sabtu (15/8). Bantuan diharapkan segera sampai dan dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Teddy, pengiriman logistik tersebut merupakan bagian dari langkah cepat pemerintah dalam merespons bencana dan memastikan kebutuhan warga terdampak segera terpenuhi.

Selain bantuan pangan, Presiden Prabowo juga mengerahkan sejumlah pejabat untuk menangani situasi secara langsung di lapangan. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Kepala BNPB Suharyanto, serta Kepala Basarnas Mohammad Syafii.

Para pejabat tersebut diarahkan menuju Labuan Bajo dan Maumere untuk memantau sekaligus mempercepat proses penanganan bencana. Pemerintah juga melibatkan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, serta sejumlah instansi seperti PLN, Pertamina, Telkom, dan Bulog.

Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan bahwa 50.000 paket sembako tersebut diprioritaskan untuk kebutuhan logistik awal para korban. Pemerintah juga menyiapkan berbagai perlengkapan lain, seperti makanan, minuman, air bersih, tenda pengungsian, genset, dan kebutuhan darurat lainnya.

Untuk mempercepat distribusi, pemerintah turut memanfaatkan persediaan logistik dari daerah sekitar yang terdampak lebih ringan. Kementerian Sosial berencana memindahkan sebagian stok dari kabupaten tetangga dalam satu hingga dua hari mendatang. Salah satu daerah yang memiliki persediaan cukup adalah Kabupaten Flores Timur.

Logistik di Flores Timur sebelumnya disiapkan untuk menghadapi kemungkinan kebutuhan masyarakat akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Namun, sebagian persediaan tersebut kini akan dialihkan untuk mendukung penanganan korban gempa.

Berdasarkan data sementara BNPB hingga Sabtu (15/8) pukul 18.48 WIB, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 di NTT telah menyebabkan 47 orang meninggal dunia. Sebanyak dua orang dilaporkan mengalami luka berat dan 11 lainnya menderita luka ringan. Sementara itu, sekitar 2.000 warga memilih mengungsi secara mandiri.

Kabupaten Manggarai tercatat sebagai salah satu wilayah dengan dampak paling besar, kemudian disusul Manggarai Timur. Pemerintah memastikan penanganan bencana terus dilanjutkan dengan fokus pada evakuasi korban, pemenuhan kebutuhan dasar, penyaluran bantuan, serta pemulihan masyarakat di wilayah yang terdampak.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update