Notification

×

Iklan

PLN Siaga Penuh Kawal HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 | 10:49 WIB Last Updated 2026-08-17T03:49:00Z

Petugas PLN tengah melakukan pemulihan sistem kelistrikan

Jakarta, Rakyatterkini.com – PT PLN (Persero) meningkatkan kesiapan sistem kelistrikan nasional untuk memastikan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung aman dan lancar. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo bersama jajaran direksi turut memantau langsung kesiapan di sejumlah wilayah.

Dalam konferensi pers yang digelar dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, Sabtu malam (15/8), Darmawan menyebut pengamanan kelistrikan telah dilakukan secara menyeluruh sejak awal Agustus. Kegiatan tersebut juga terhubung secara daring dengan jajaran PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) di Depok, Jawa Barat.

Menurut Darmawan, pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh komponen sistem, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, distribusi, hingga infrastruktur listrik yang berada di sekitar lokasi kegiatan peringatan kemerdekaan.

PLN juga mengapresiasi dukungan pemerintah, terutama Kementerian ESDM, Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara. Koordinasi lintas lembaga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama momentum nasional tersebut.

Untuk 17 Agustus 2026, PLN memperkirakan kebutuhan listrik nasional saat beban puncak mencapai 42,6 gigawatt (GW). Angka tersebut masih berada di bawah daya mampu pembangkit yang mencapai 51,6 GW, sehingga tersedia cadangan sekitar 9 GW atau 21,1 persen.

Dalam pengamanan tersebut, lebih dari 45 ribu personel PLN ditempatkan di 2.275 titik siaga di seluruh Indonesia. Dukungan peralatan juga disiapkan, antara lain 1.517 genset, 559 unit UPS, dan 1.286 gardu bergerak.

Selain itu, PLN menyiagakan 75 unit kabel bergerak, 318 truk crane, 3.424 kendaraan operasional roda empat, serta 3.583 kendaraan roda dua untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan.

Khusus untuk kegiatan di kawasan Istana Kepresidenan, PLN menerapkan sistem pengamanan berlapis hingga lima tingkat. Sistem tersebut mencakup pembangkit, penyulang, teknologi SCADA, UPS, hingga genset sebagai sumber cadangan.

Kesiapan PLN juga mencakup penanganan gangguan kelistrikan di sejumlah daerah. Sistem listrik di Kalimantan yang sebelumnya mengalami gangguan pada pembangkit disebut mulai berangsur pulih setelah mendapat tambahan pasokan dari dua pembangkit.

Sementara itu, PLN juga mempercepat pemulihan jaringan listrik setelah gempa melanda Flores, Nusa Tenggara Timur. Petugas langsung melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap infrastruktur yang terdampak, termasuk gardu induk dan jaringan distribusi.

Sebanyak 11 gardu induk yang sebelumnya terdampak gempa telah kembali bertegangan. PLN selanjutnya melakukan proses normalisasi secara bertahap hingga pasokan listrik kembali diterima pelanggan.

Dalam proses tersebut, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, dan Polri. Kendala akses di sejumlah wilayah pascagempa masih menjadi tantangan, namun proses pemulihan tetap dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat.

Darmawan menegaskan bahwa kesiapan PLN dalam mengawal kelistrikan pada HUT ke-81 RI merupakan bagian dari bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara. PLN memastikan seluruh sumber daya dikerahkan untuk menjaga pasokan listrik tetap aman dan andal di berbagai daerah Indonesia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update