Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) mempercepat pembangunan jaringan listrik di Dusun Ladang Laweh, Desa Sicincin, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerataan akses listrik hingga ke daerah terpencil sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pembangunan infrastruktur kelistrikan dimulai pada 3 Agustus 2026 dan ditargetkan selesai serta dapat dioperasikan sebelum 17 Agustus 2026. Sebanyak 15 rumah tangga di Dusun Ladang Laweh akan menjadi pelanggan pertama yang menikmati layanan listrik dari program tersebut.
Untuk mewujudkan hal itu, PLN membangun Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,9 kilometer sirkuit dengan memasang 39 tiang listrik. Sebanyak 15 personel diterjunkan ke lapangan guna menyelesaikan pekerjaan, meski harus menghadapi kondisi medan yang cukup sulit dan akses yang terbatas.
Pengerjaan proyek melibatkan tim PLN UP3 Padang, ULP Sicincin, pengawas, serta pelaksana pekerjaan. Seluruh pihak bekerja sama memastikan pembangunan berjalan sesuai standar keselamatan, mutu, dan keandalan jaringan listrik.
Masuknya listrik ke Dusun Ladang Laweh diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain mempermudah aktivitas sehari-hari, listrik juga diyakini akan mendukung proses belajar anak-anak, memperlancar akses komunikasi dan teknologi, serta meningkatkan produktivitas usaha warga.
Selama ini sebagian besar masyarakat menggantungkan penghasilan dari perkebunan durian dan peternakan ayam yang dinilai memiliki potensi berkembang lebih baik dengan tersedianya pasokan listrik.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, mengatakan program listrik desa merupakan bentuk komitmen PLN untuk menghadirkan pemerataan energi hingga ke pelosok wilayah Sumatera Barat.
Menurutnya, listrik bukan hanya menjadi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi pendorong berbagai aktivitas yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan. Dengan tersedianya listrik, masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar, bekerja, dan mengembangkan usaha.
Ririn menambahkan, peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum bagi PLN untuk terus memperluas jangkauan layanan listrik. Ia berharap penyalaan listrik di Ladang Laweh dapat menjadi hadiah kemerdekaan bagi masyarakat sekaligus membuka peluang baru dalam meningkatkan taraf hidup.
Program listrik desa ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi sekaligus mengurangi kesenjangan akses energi antara kawasan perkotaan dan pedesaan. Kehadiran jaringan listrik diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, serta aktivitas sosial masyarakat.
Di tengah medan yang menantang, pembangunan jaringan listrik di Ladang Laweh terus berlangsung. Setiap tiang yang berdiri dan kabel yang terbentang menjadi simbol kerja keras petugas PLN serta harapan masyarakat agar dapat menikmati akses energi yang layak.
Melalui program ini, PLN ingin memastikan manfaat kemerdekaan dapat dirasakan hingga ke pelosok, sehingga setiap keluarga memiliki kesempatan yang sama untuk membangun masa depan yang lebih baik.(da*)


