Notification

×

Iklan

Tender Rehabilitasi D.I. Gunung Nago Dimulai Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:48 WIB Last Updated 2026-08-06T09:48:00Z

Proyek Pengendali Banjir Gunung Nago Segera Dimulai

Padang, Rakyatterkini.com – Proses lelang proyek rehabilitasi Daerah Irigasi (D.I.) Gunung Nago dan Koto Tuo di Kota Padang dijadwalkan mulai berlangsung pada Agustus 2026. Proyek pengendalian banjir yang memiliki nilai investasi lebih dari Rp100 miliar tersebut saat ini memasuki tahapan pengadaan di tingkat kementerian sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.

Informasi tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, saat meninjau lokasi rehabilitasi D.I. Gunung Nago dan Koto Tuo di Kelurahan Limau Manis, Kota Padang, Rabu (5/8/2026), dalam agenda Reses Perseorangan Masa Sidang V Tahun Sidang 2026/2027.

Zigo menjelaskan, karena nilai proyek melebihi Rp100 miliar, proses tender tidak ditangani oleh balai, melainkan langsung melalui kementerian. Ia berharap seluruh tahapan dapat berlangsung lancar sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai dalam waktu sekitar dua bulan setelah proses lelang berjalan.

Menurutnya, rehabilitasi kedua daerah irigasi tersebut menjadi program penting dalam upaya mengurangi potensi banjir di kawasan Limau Manis dan sepanjang aliran Batang Kuranji. Ia memastikan pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung pelaksanaan proyek tersebut.

Dalam kunjungannya, Zigo juga menyoroti aktivitas pengambilan batu di sekitar lokasi yang sebelumnya sempat menjadi perhatian masyarakat. Ia mengingatkan agar seluruh pihak menjaga kelancaran proyek sehingga tidak terjadi hambatan yang dapat mengganggu proses pembangunan seperti yang pernah terjadi saat penanganan darurat pascabanjir.

Ia menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan kepentingan bersama sehingga pelaksanaannya harus mendapat dukungan dari semua pihak. Selain memberikan manfaat dalam pengendalian banjir, proyek ini juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan pekerjaan.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Iqra Chissa, perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, anggota DPRD Kota Padang Fraksi Golkar, serta warga Kelurahan Limau Manis.

Pada kesempatan yang sama, Zigo juga menerima aspirasi masyarakat mengenai tingginya kandungan zat besi pada sumber air yang selama ini digunakan warga. Sebagai langkah awal, ia meminta pemerintah daerah melakukan pendataan melalui kelurahan dan kecamatan sebagai dasar penyusunan program pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Ia menyebutkan, hasil pendataan nantinya akan diproses oleh Pemerintah Kota Padang. Penanganannya dapat dilakukan melalui dinas terkait maupun BPBD, sementara apabila dibutuhkan dukungan tambahan, pihaknya akan mengupayakan bantuan dari pemerintah pusat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update