Notification

×

Iklan

Petani Temukan Kerangka Manusia di Pegunungan Banggai

Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:21 WIB Last Updated 2026-08-06T14:21:00Z

Petugas mengevakuasi kerangka manusia yang ditemukan petani 

Jakarta, Rakyatterkini.com - Kerangka manusia ditemukan di kawasan pegunungan Desa Molino, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. 

Penemuan tersebut menghebohkan warga setempat setelah seorang petani melihat bagian kerangka di sekitar aliran air saat menuju kebunnya.

Kapolsek Luwuk AKP Muh Asdar menjelaskan, penemuan itu pertama kali diketahui oleh Didakus Woso (53). Setelah melihat kerangka manusia, saksi segera memberi tahu kakaknya serta kepala desa, yang kemudian meneruskan informasi tersebut kepada Bhabinkamtibmas.

Mendapat laporan, personel Subsektor Luwuk Timur bersama anggota Polsek Luwuk dan warga langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penanganan awal untuk mengamankan temuan tersebut.

Dalam pemeriksaan awal, petugas mengumpulkan bagian-bagian kerangka yang ditemukan agar dapat disusun kembali. Namun, beberapa bagian tulang serta pakaian yang diduga milik korban belum berhasil ditemukan di sekitar lokasi.

Polisi kemudian melakukan penyisiran di area penemuan sekaligus menghimpun keterangan dari warga sekitar. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab kematiannya.

Di tengah proses penyelidikan, seorang warga yang mengaku sebagai anggota keluarga menduga kerangka tersebut merupakan kerabatnya yang selama ini mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dan telah hilang sekitar satu bulan. Dugaan itu didasarkan pada beberapa ciri fisik yang masih dapat dikenali, seperti bentuk rahang, kuku, dan rambut korban.

Meski demikian, kepolisian belum menetapkan identitas korban secara resmi. Aparat masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut guna memastikan identitas maupun penyebab pasti kematian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada kerangka tersebut. Namun, polisi tetap membuka kemungkinan lain dan akan terus mendalami kasus ini hingga penyebab kematian korban dapat dipastikan.

Usai proses identifikasi awal, kerangka manusia tersebut dievakuasi dari lokasi penemuan. Selanjutnya, jenazah akan dimakamkan secara layak sesuai prosedur yang berlaku.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update